Dituduh Jadi Dalang Kematian Putrinya, Ibu Tangmo Nida Enggan Maafkan Sang Manajer
Ibunda Tangmo Nida Patcharaveerapong, Panida Siriyuthayothin mengatakan jika dirinya enggan memaafkan sang manajer Idsarin Gatick.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ibunda Tangmo Nida Patcharaveerapong, Panida Siriyuthayothin mengatakan jika dirinya enggan memaafkan sang manajer Idsarin Gatick.
Bukan tanpa alasan, Panida menduga bahwa Gatick adalah dalang dari kematian putrinya.
Selain itu, alasan lain yang membuatnya enggan memaafkan manajer putrinya itu karena Gatick menghubunginya dan berbicara tentang kematian Tangmo sampai tiga hari setelahnya.
Baca Juga: Horoskop Cinta Sabtu 5 Maret 2022: Capricorn Berhematlah, Pisces Jangan Takut untuk Jadi Rentan
Panida juga mengaku kecewa dengan beberapa teman dekat Tangmo karena telah memberikan pernyataan soal pemakamam putrinya saat wawancara tanpa menanyakannya terlebih dahulu.
Sementara itu, Panida sendiri telah memaafkan dua orang yang didakwa atas tuduhan kematian Tangmo, yakni Tanupat Lerttaweewit, pemilik speedboat dan Robert Phaiboon Trika jananun, pengemudi speedboat tersebut.
Panida mengungkapkan bahwa Tanupat menghubunginya pada keesokan harinya dan meminta maaf. Ia juga ingin bertemu dengan Panida secara langsung.
Baca Juga: Ada Luka Sayatan di Paha, Benarkah Tangmo Nida Tewas Dibunuh di Atas Kapal?
Pada awalnya, Panida marah kepada Tanupat, tapi dia terus meneleponnya hampir setiap hari dan terus meminta maaf.
"Dia berjanji untuk menjaga saya sebaik (Tang)Mo. Saya memaafkannya karena dia secara konsisten mencoba menghubungi saya dan dia tahu saya terluka," kata Panida dikutip Inilahkoran dari Bangkok Post, Sabtu 5 Maret 2022.
Panida juga mengatakan bahwa dirinya memaafkan Robert lantaran ia telah menemani Tanupat untuk menemuinya.
Baca Juga: Pesan Khusus Shin Tae yong untuk Pratama Arhan Sebelum Terbang ke Jepang
Seperti diketahui, aktris cantik Tangmo Nida ditemukan tewas di Sungai Chao Phraya pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu setelah sebelumnya hilang pada 24 Februari 2022.
Penyebab kematian Tangmo hingga kini masih menjadi teka-teki yang belum terungkap.***
Editor : inilahkoran


