Iran Ajukan 7 Syarat untuk Mulai Perundingan dengan AS
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS untuk memulai kembali perundingan. Tiga tuntutan yang diumumkan mencakup perang, aset beku, dan blokade laut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Iran mengajukan tujuh syarat kepada Amerika Serikat (AS) sebagai prasyarat untuk memulai kembali perundingan kedua negara. syarat tersebut telah disampaikan kepada Washington melalui mediator Qatar.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaee mengatakan Tehran masih menunggu respons Presiden AS Donald Trump atas persyaratan tersebut.
"Iran telah mengajukan tujuh syarat kepada pemerintah AS untuk memulai perundingan apa pun," ujar Rezaee melalui media sosial X seperti dikutip dari Antara, Minggu (20/9/2026).
“Pesan kami jelas dan tegas – jika AS ingin keluar dari kesulitan yang mereka ciptakan sendiri dan tidak ingin terus terjebak di dalamnya, tidak ada pilihan lain selain menerima syarat-syarat dari Iran," imbuhnya.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Sabtu (19/9), Rezaee menyebut tiga tuntutan Iran secara terbuka, yakni mengakhiri perang di seluruh front, membebaskan aset Iran yang dibekukan, serta mengakhiri blokade laut AS. Ia mengatakan Qatar telah menyampaikan persyaratan tersebut kepada Washington dan Tehran menunggu jawaban Trump.
Konflik Iran dan AS Masih Berlanjut
Sebelumnya, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas serangan tersebut sehingga konflik kedua pihak berlangsung selama berbulan-bulan.
Upaya penghentian konflik sempat dilakukan melalui nota kesepahaman yang ditandatangani pada Juni. Namun, kesepakatan tersebut kemudian runtuh dan upaya untuk menghidupkan kembali perundingan masih berlangsung.
Qatar dan Pakistan disebut menjadi mediator dalam upaya membuka kembali jalur perundingan antara Iran dan AS. Menurut laporan Al Jazeera, nota kesepahaman tersebut telah berakhir pada Agustus tanpa menghasilkan penyelesaian konflik yang permanen.
Di tengah upaya diplomatik tersebut, ketegangan kedua negara masih berlangsung. Rezaee juga menyatakan Iran siap menghadapi konflik lebih lanjut apabila tekanan terhadap negaranya terus berlanjut. Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan penyampaian syarat Iran untuk kembali ke meja perundingan.
Editor : Ahmad Sayuti

