DLH Kota Bandung Pantau Pengolahan Sampah Lewat Aplikasi Digital
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung kini memanfaatkan teknologi digital, memantau aktivitas pengolahan sampah secara real time.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung kini memanfaatkan teknologi digital, memantau aktivitas pengolahan sampah secara real time.
Melalui aplikasi yang terpasang di ponsel, petugas dapat melihat jumlah timbunan sampah yang masuk ke instalasi setiap harinya.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan, pemantauan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi sistem pengolahan sampah. Khususnya di wilayah Pasar Gedebage.
"Semua data langsung terlihat di ponsel, mulai dari jumlah tonase hingga dokumentasi penimbangan. Ada juga foto dan tangkapan CCTV sebagai bukti," kata Darto pada Senin 28 Juli 2025.
Menurutnya, inovasi ini mendukung transparansi data serta mempercepat pengambilan keputusan terkait distribusi sampah antarwilayah.
Pengolahan sampah di Pasar Gedebage sendiri saat ini mengalami kekurangan pasokan. Instalasi yang mampu mengolah hingga 30 ton per hari hanya menerima sekitar 20-22 ton. Pihaknya pun mulai mengalihkan suplai dari beberapa pasar lain seperti Pasar Ujungberung, Cicaheum dan TPS Dago Pojok.
"Karena kapasitas masih ada, kita tambah dari wilayah lain. Tapi semua tetap terpantau lewat sistem. Kita tahu kapan dan berapa yang masuk setiap hari," ucapnya.
Langkah ini, ditambahkan Darto disebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam memperkuat pengolahan sampah di dalam kota agar tidak terlalu bergantung pada tempat pembuangan akhir (TPA) regional. *
Editor : Ahmad Sayuti

