Doa Iftitah, Arab dan Artinya

makna dalam doa tersebut adalah wujud dari penghambaan manusia kepada Allah SWT dengan merendahkan diri dari yang Maha Tinggi.

Doa Iftitah, Arab dan Artinya
Doa Iftitah, Arab dan Artinya

INILAHKORAN, Bandung- Dalam sholat, doa iftitah menjadi hal yang sunnah untuk dibaca namun mendapatkan pahala yang luar biasa.

Karena makna dalam doa tersebut adalah wujud dari penghambaan manusia kepada Allah SWT dengan merendahkan diri dari yang Maha Tinggi.

Berikut 2 macam doa iftitah, arab dan artinya:

وَجَّهْتُ ÙˆÙŽØ¬Ù’هِيَ Ù„ِلَّذِي ÙÙŽØ·ÙŽØ±ÙŽ Ø§Ù„Ø³ÙŽÙ‘Ù…ÙŽØ§ÙˆÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„ْأَرْضَ Ø­ÙŽÙ†ÙÙŠÙÙ‹Ø§ØŒ ÙˆÙŽÙ…َا Ø£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ù…ِنَ Ø§Ù„ْمُشْرِكِينَ، Ø¥ÙÙ†ÙŽÙ‘ ØµÙŽÙ„َاتِي، ÙˆÙŽÙ†ÙØ³ÙÙƒÙÙŠØŒ ÙˆÙŽÙ…َحْيَايَ، ÙˆÙŽÙ…َمَاتِي Ù„ِلَّهِ Ø±ÙŽØ¨ÙÙ‘ Ø§Ù„ْعَالَمِينَ، Ù„َا Ø´ÙŽØ±ÙÙŠÙƒÙŽ Ù„ÙŽÙ‡ÙØŒ ÙˆÙŽØ¨ÙØ°ÙŽÙ„ِكَ Ø£ÙÙ…ِرْتُ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ù…ِنَ Ø§Ù„ْمُسْلِمِينَ، Ø§Ù„لهُمَّ Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ Ø§Ù„ْمَلِكُ Ù„َا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙŽ Ø¥ÙÙ„َّا Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ Ø±ÙŽØ¨ÙÙ‘ÙŠØŒ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ø¹ÙŽØ¨Ù’دُكَ، Ø¸ÙŽÙ„َمْتُ Ù†ÙŽÙÙ’سِي، ÙˆÙŽØ§Ø¹Ù’تَرَفْتُ Ø¨ÙØ°ÙŽÙ†Ù’بِي، ÙÙŽØ§ØºÙ’فِرْ Ù„ِي Ø°ÙÙ†ÙÙˆØ¨ÙÙŠ Ø¬ÙŽÙ…ÙÙŠØ¹Ù‹Ø§ØŒ Ø¥ÙÙ†ÙŽÙ‘هُ Ù„َا ÙŠÙŽØºÙ’فِرُ Ø§Ù„ذُّنُوبَ Ø¥ÙÙ„َّا Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ، ÙˆÙŽØ§Ù‡Ù’دِنِي Ù„ِأَحْسَنِ Ø§Ù„ْأَخْلَاقِ Ù„َا ÙŠÙŽÙ‡Ù’دِي Ù„ِأَحْسَنِهَا Ø¥ÙÙ„َّا Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ، ÙˆÙŽØ§ØµÙ’رِفْ Ø¹ÙŽÙ†ÙÙ‘ÙŠ Ø³ÙŽÙŠÙÙ‘ئَهَا Ù„َا ÙŠÙŽØµÙ’رِفُ Ø¹ÙŽÙ†ÙÙ‘ÙŠ Ø³ÙŽÙŠÙÙ‘ئَهَا Ø¥ÙÙ„َّا Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ، Ù„َبَّيْكَ ÙˆÙŽØ³ÙŽØ¹Ù’دَيْكَ ÙˆÙŽØ§Ù„ْخَيْرُ ÙƒÙÙ„ُّهُ ÙÙÙŠ ÙŠÙŽØ¯ÙŽÙŠÙ’ÙƒÙŽØŒ ÙˆÙŽØ§Ù„شَّرُّ Ù„َيْسَ Ø¥ÙÙ„َيْكَ، Ø£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ø¨ÙÙƒÙŽ ÙˆÙŽØ¥ÙÙ„ÙŽÙŠÙ’ÙƒÙŽØŒ ØªÙŽØ¨ÙŽØ§Ø±ÙŽÙƒÙ’تَ ÙˆÙŽØªÙŽØ¹ÙŽØ§Ù„َيْتَ، Ø£ÙŽØ³Ù’تَغْفِرُكَ ÙˆÙŽØ£ÙŽØªÙÙˆØ¨Ù Ø¥ÙÙ„َيْكَ

Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu. Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik. Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau. Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Aka aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk. Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu. Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dariMu dan aku bertobat kepadaMu” (HR. Muslim 2/185 – 186)

 Baca Juga: Terlalu! Penipu Ngaku Jadi Wali Kota Bogor Bima Arya Gasak Uang PAUD, Begini Modusnya

Baca Juga: Lirik Lagu​ Senandung Maaf – White Shoes & The Couples Company

Doa ini biasa dibaca Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam shalat fardhu dan shalat sunnah. 

اللَّهِ Ø£ÙŽÙƒÙ’بَرُ ÙˆÙŽØ¬ÙŽÙ‘هْتُ ÙˆÙŽØ¬Ù’هِيَ Ù„ِلَّذِي ÙÙŽØ·ÙŽØ±ÙŽ Ø§Ù„Ø³ÙŽÙ‘Ù…ÙŽÙˆÙŽØ§ØªÙ ÙˆÙŽØ§Ù„ْأَرْضَ Ø­ÙŽÙ†ÙÙŠÙÙ‹Ø§ Ù…ُسْلِمًا ÙˆÙŽÙ…َا Ø£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ù…ِنَ Ø§Ù„ْمُشْرِكِينَ، Ø¥ÙÙ†ÙŽÙ‘ ØµÙŽÙ„َاتِي ÙˆÙŽÙ†ÙØ³ÙÙƒÙÙŠ ÙˆÙŽÙ…ÙŽØ­Ù’ÙŠÙŽØ§ÙŠÙŽ ÙˆÙŽÙ…َمَاتِي Ù„ِلَّهِ Ø±ÙŽØ¨ÙÙ‘ Ø§Ù„ْعَالَمِينَ Ù„َا Ø´ÙŽØ±ÙÙŠÙƒÙŽ Ù„ÙŽÙ‡Ù ÙˆÙŽØ¨ÙØ°ÙŽÙ„ِكَ Ø£ÙÙ…ِرْتُ ÙˆÙŽØ£ÙŽÙ†ÙŽØ§ Ø£ÙŽÙˆÙŽÙ‘لُ Ø§Ù„ْمُسْلِمِينَ، Ø§Ù„لَّهُمَّ Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ Ø§Ù„ْمَلِكُ Ù„َا Ø¥ÙÙ„ÙŽÙ‡ÙŽ Ø¥ÙÙ„َّا Ø£ÙŽÙ†Ù’تَ Ø³ÙØ¨Ù’حَانَكَ ÙˆÙŽØ¨ÙØ­ÙŽÙ…ْدِكَ

Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri. Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji”. (HR. An Nasa-i, 1/143.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran