DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Aset dan BUMD
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mendorong Pemerintah Provinsi Jabar untuk mengoptimalisasi aset dan BUMD.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mendorong Pemerintah Provinsi Jabar untuk mengoptimalisasi aset dan BUMD.
Iswara mengatakan, Pemprov Jabar memiliki lebih dari 305.680 bidang aset yang belum terkelola secara optimal. Sebab itu, DPRD Jabar mendorong agar aset-aset tersebut dimaksimalkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Harapannya, aset ini bisa dioptimalkan agar membantu meningkatkan pendapatan dari sektor PAD,” ujar Iswara dikutip Kamis 21 Agustus 2025.
Dia menjelaskan, pembagian pemanfaatan aset terbagi untuk berbagai kebutuhan, di antaranya 68 persen untuk infrastruktur, 8 persen sarana dan prasarana, 10 persen fasilitas umum dan 10 persen untuk kegiatan lain.
“Jika aset sudah terinventarisasi dan tersertifikasi, maka optimalisasi bisa berjalan maksimal,” ucapnya.
Selain aset, DPRD Jabar juga mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar berkontribusi lebih besar terhadap PAD. Saat ini, kontribusi dari 41 BUMD baru mencapai sekitar Rp368 miliar, dengan Rp345 miliar di antaranya berasal dari Bank BJB.
“BUMD lain kontribusinya masih sangat kecil,” ungkapnya.
Iswara berharap, setiap BUMD yang ada, bisa menyumbang minimal 5 persen untuk PAD Jabar.
“Rp368 miliar itu jika dipresentasikan masih sekitar 1,9 persen. Angka ini kecil, sehingga menjadi salah satu penyebab penurunan pendapatan daerah,” tegasnya.
Menurutnya, penurunan pendapatan Jabar di 2025 dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kredit macet di perbankan.
“Kita tahu ada kendala di Bank Jabar, kredit macet Sritex, hingga dampak pasca COVID-19. Hal ini berdampak besar terhadap pendapatan daerah,” pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

