DPRD Jabar Geram Habitat Monyet di Bukit Plangon Terganggu Akibat Pembangunan Trusmi Land

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, Daddy Rohanady menyayangkan dengan adanya aktivitas pembangunan perumahan Trusmi Land, berakibat dengan terganggunya habitat monyet di Bukit Plangon.

DPRD Jabar Geram Habitat Monyet di Bukit Plangon Terganggu Akibat Pembangunan Trusmi Land
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, Daddy Rohanady menyayangkan dengan adanya aktivitas pembangunan perumahan Trusmi Land, berakibat dengan terganggunya habitat monyet di Bukit Plangon./istimewa

INILAHKORAN.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon, Daddy Rohanady menyayangkan dengan adanya aktivitas pembangunan perumahan Trusmi Land, berakibat dengan terganggunya habitat monyet di Bukit Plangon.

Daddy mengatakan, sejatinya Pemerintah Kabupaten Cirebon dan pengembang dapat berhati-hati dalam menentukan titik lokasi pembangunan perumahan.

"Jadi jangan sampai kemudian masuk ke kawasan (sekitar) konservasi. Apalagi wilayah Plangon kan salah satu kawasan konservasi monyet," ujar Daddy saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Selasa 20 Januari 2026.

Wajar saja lanjut dia, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kerap berang, sampai akhirnya mengeluarkan edaran terkait penghentian sementara pembangunan perumahan, yang dinilai mengganggu ekosistem dan menjadi penyebab bencana.

Lantaran diakuinya, masih ada kabupaten/kota yang kurang jeli, melihat kepatutan lokasi pembangunan permukiman dengan kawasan hutan.

Dia berharap, Pemkab Cirebon dapat melakukan kajian ulang terkait pembangunan perumahan oleh Trusmi Land yang berada di seberang Bukit Plangon.

"Mesti agak hati-hati lah keluaran izin. Janganlah semuanya '86' gitu," tandasnya.***


Editor : JakaPermana