DPRD Kota Bandung Harap Penanganan Pandemi Ditingkatkan

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Achmad Nugraha berharap, penanganan pandemi Covid-19 dapat ditingkatkan lebih baik.

DPRD Kota Bandung Harap Penanganan Pandemi Ditingkatkan

INILAH, Bandung – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Achmad Nugraha berharap, penanganan pandemi Covid-19 dapat ditingkatkan lebih baik.

Dia mengatakan, sejauh ini respon yang sudah dilakukan Tim Satgas Covid-19 sudah berjalan baik dan pihaknya selaku legislatif akan mendukung penuh Pemerintah Kota Bandung guna menangani pandemi yang belum usai sejak satu tahun terakhir.

“Sinergitas Tim Satgas di semua tingkatan terus berjalan baik, dan DPRD Kota Bandung siap membantu memfasilitasi dengan stakeholder ditingkat kota hal-hal yang dipandang perlu,” ujarnya, Selasa, (3/8/2021).

Kendati demikian, Achmad mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru dalam memutuskan aturan dan kebijakan, dalam pelaksanaan penanganan pandemi di Kota Bandung. Menurutnya, harus ada sikap kehati-hatian yang dilakukan pemerintah sebelum mengambil tindakan.

 “Memang harus memenuhi prinsip kehati-hatian. Bagaimana sebetulnya membuat peta konsep yang memang bisa menyelamatkan hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang diartikan dalam konteks peraturan perundangan,” ucapnya.

Selain itu, dia meminta kepada pemerintah untuk terus menggencarkan informasi terkini kepada masyarakat terkait Covid-19. Sebab kata dia, masih ada laporan masyarakat akan tidak jelasnya informasi, terkait proses pemakaman pasien terpapar. Dia berharap, masyarakat Kota Bandung dapat menerima informasi yang jelas sehingga memahami berbagai potensi penularan.  

“Percepatan ini penting sekali, ya, terkait persoalan ini untuk dipublikasi di tingkat kelurahan maupun RW dan sebagainya. Agar mereka bisa menyampaikan kepada masyarakat dan mengemas pesan secara baik dan benar. Selanjutnya informasi terkait vaksinasi juga harus kita sampaikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi opini takut di vaksin,” tutupnya. (Yuliantono)


Editor : Bsafaat