DPRD Kota Bogor Bakal Panggil Pemkot Bogor Terkait Pascabencana
Kasus bencana alam yang terjadi selama beberapa pekan terakhir mengundang perhatian DPRD Kota Bogor. Para legislator akan memanggil Pemkot Bogor sebagai penanggung jawab pascabencana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kasus bencana alam yang terjadi selama beberapa pekan terakhir mengundang perhatian DPRD Kota Bogor. Para legislator akan memanggil Pemkot Bogor sebagai penanggung jawab pascabencana.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Iwan Iswanto mengatakan, pada rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) itu intervensi keberpihakan kaitan pascabencana belum maksimal. Diketahui, hal itu berkaitan dengan penanganan pascabencana pada 37 titik bencana alam yang terjadi awal pekan ini.
"Ya, kami akan panggil sejauh mana progres ke depan ketika bicara kebencanaan pascabencana bisa lebih maksimal, langsung ditangani," kata Iwan, Senin 5 September 2022.
Iwan memaparkan, anggaran untuk bencana alam melalui pos biaya tidak terduga (BTT) di Kota Bogor cukup besar. Hanya saja keberpihakan anggarannya sendiri belum maksimal.
"Iya kaitan ini sumbernya dana itu di BTT. Anggaran murni itu sekitar Rp41 miliar. Tetapi hanya terpakai Rp3,7 miliar untuk bantuan sosial tidak terduga (BSTT) rumah tidak layak huni (RTLH). Sisanya nggak jelas," tuturnya.
Iwan membeberkan, seharusnya BSTT ini menjadi intervensi kegiatan pascabencana. Misal pada banjir dilakukan normalisasi, pada tanah longsor dibuat tebing penahan tanah (TPT).
"Disisi lain, kami akan coba berdiskusi dengan dinas terkait supaya bisa memangkas birokrasi agar ada percepatan. Terutama pada infrastruktur. Seperti pada kebencanaan harus dipahami mana data rawan bencana dan penanganan pascabencana yang paling penting. Ini penting untuk intervensi bahwasanya pascabencana masyarakat menunggu dan ini momen yang tepat pemerintah bisa hadir untuk di wilayah," terangnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan hasil evaluasi kejadian bencana yang terjadi di Kota Bogor memberikan beberapa catatan. Pertama, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah berkoordinasi mengenai pengalokasian bantuan kebencanaan melalui biaya tidak terduga (BTT).
"Kami koordinasikan prioritas-priorotasnya mana saja yang akan segera mendapatkan bantuan kebencanaan, (saat ini sedang) diinventarisir," ungkap Dedie.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

