DPRD Kota Bogor Minta Dispora Perhatikan Kesejahteraan Pegawai GOR di Kecamatan
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah meminta kesejahteraan pegawai GOR di kecamatan se-Kota Bogor diperhatikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah meminta kesejahteraan pegawai GOR di kecamatan se-Kota Bogor diperhatikan.
Tak hanya fokus pada kesiapan infrastruktur dan target prestasi atlet, DPRD Kota Bogor mengharapkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor perlu memastikan kesejahteraan pegawai GOR, khususnya di GOR Bogor Utara.
"Saya lebih fokus ke GOR, terutama GOR Bogor Utara. Saya menanyakan bagaimana kesejahteraan pegawai GOR. Jangan sampai hanya fokus ke pembangunan dan persiapan hajat besar Dispora, tapi kesejahteraan karyawan GOR-nya kurang," ungkap Zakiyatul di gedung DPRD Kota Bogor, Kamis 29 Januari 2026.
Zakiyatul menuturkan, perhatian terhadap kesejaheraan pegawai GOR penting agar pengelolaan fasilitas olahraga berjalan optimal selama persiapan hingga pelaksanaan Porprov 2026. Dispora Kota Bogor siap memastikan kesejahteraan pegawai GOR Bogor Utara sudah terpenuhi.
"Mereka menyampaikan gaji pegawai tidak pernah mengalami keterlambatan dan seluruh pegawai telah mendapatkan jaminan BPJS setiap bulannya. Dispora menegaskan kesejahteraan pegawainya insyaallah sudah sangat baik, gaji tidak pernah telat dan BPJS juga sudah didapat setiap bulan. Alhamdulillah tidak ada kendala untuk karyawan GOR Bogor Utara," jelasnya.
Zakiyatul juga menyinggung rencana pembangunan GOR Bogor Barat yang direncanakan pada tahun depan. Dirinya berharap wilayah Tanah Sareal juga memiliki GOR tersendiri karena hingga kini belum memiliki fasilitas olahraga tersebut.
"Harapannya Tanah Sareal punya GOR sendiri. Karena selama ini masyarakat Tanah Sareal harus ke GOR Pajajaran, sehingga antreannya panjang karena hanya mengandalkan satu GOR besar," terangnya.
Zakiyatul berharap, pembangunan dan pemerataan fasilitas olahraga di Kota Bogor dapat mendukung pembinaan atlet sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor Anas S Rasmana menyebut pengelolaan GOM disesuaikan dengan penganggaran serta dilengkapi perlindungan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk pembangunan stadion pada 2026 difokuskan pada penyelesaian Tribun Barat dengan anggaran Rp31 miliar. Pembangunan akan dilanjutkan pada 2027 untuk penambahan lintasan atletik dari enam menjadi delapan lintasan agar memenuhi standar internasional, serta pembangunan tribun lainnya.
"Selain itu, Dispora juga merencanakan perbaikan GOR A dan GOR B pada 2026, pembangunan wall climbing senilai Rp2,4 miliar, serta pembangunan GOM di wilayah Bogor Barat dengan total anggaran Rp29 miliar. Untuk GOM Bogor Barat, tahun ini kita prioritaskan akses jalan dan pembenahan lahan," tuturnya.
Editor : Doni Ramdhani

