Dua Hari Dilanda Hujan Deras Kota Bogor Dilanda 11 Bencana

Selama dua hari hujan deras melanda Kota Bogor, BPBD Kota Bogor mencatat ada 11 kejadian bencana melanda.

Dua Hari Dilanda Hujan Deras Kota Bogor Dilanda 11 Bencana
Diketahui bencana yang melanda tersebar pada empat kecamatan Ā wilayah Kota Bogor. Untuk kejadian genangan air di Jalan Sholeh Iskandar, Pemkot Bogor mengerahkan mesin penyedot air. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Selama dua hari hujan deras melanda Kota Bogor, BPBD Kota Bogor mencatat ada 11 kejadian bencana melanda.

Diketahui bencana yang melanda tersebar pada empat kecamatan  wilayah Kota Bogor. Untuk kejadian genangan air di Jalan Sholeh Iskandar, Pemkot Bogor mengerahkan mesin penyedot air.

"Total kejadian dari Jumat 4 Oktober 2024 sampai Sabtu 5 Oktober 2024 pagi ada sebanyak 11 kejadian, empat kecamatan terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Hidayatulloh, Minggu 6 Oktober 2024.

Hidayatulloh melanjutkan, kecamatan yang dilanda bencana adalah Bogor Utara, Bogor Barat, Bogor Timur dan Tanahsareal. Bencana yang melanda adalah non-alam dan alam. Rinciannya kebakaran 1 kejadian, pohon tumbang 7 kejadian, rumah ambruk 1 kejadian, angin kencang 1 kejadian dan tanah longsor 1 kejadian.

"Sebanyak 5 keluarga dengan 24 jiwa terdampak bencana tersebut. Bencana menyebabkan empat warga harus mengungsi. Korban terdampak 55 keluarga/24 jiwa, pengungsi 4 jiwa," tuturnya.

Dia memaparkan, bencana juga berdampak pada fasilitas umum. Di antaranya area perkantoran satu unit, jalan umum 10 meter, mobil satu unit serta rumah warga.

"Rumah rusak ringan 1, rusak sedang 1, dan rusak berat 3," pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dan BPBD Kota Bogor, menangani banjir di underpass Jalan Sholeh Iskandar. menggunakan mesin penyedot air pada Sabtu malam.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Bogor M. Ade Nugraha menuturkan, pihaknya menurunkan dua unit penyedot air dan personel dari Sektor Yasmin dan Sukasari. Pihaknya dibantu BPBD dan kepolisian di lokasi.

"Jadi, kami lakukan penyedotan karena harus segera dikurangi debit air yang tergenang di situ, karena kendaraan susah lewat. Jadi sesegera mungkin dikurangi genangan airnya, pakai mesin pompa," tuturnya.

Ade menjelaskan, ketinggian air sebelum memasuki underpass dan di bawah underpass mencapai sekitar 50 centimeter. Penanganan diselesaikan dengan cepat, sehingga masyarakat bisa kembali melewati jalan tersebut.

"Dalam waktu satu jam, genanganya berkurang. Kondisi ini baru pertama kali terjadi. Diperkirakan banjir terjadi akibat sistem drainase yang kurang baik," jelasnya.

Terpisah, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso menuturkan, hasil laporan anggota d ok lapangan, underpass jalan baru terendam air kurang lebih 40 sampai 45 centimeter (cm) dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi. Sehingga akses yang menggunakan under pass tidak dapat digunakan.

"Tetapi kami segera berkodinasi dengan instansi terkait untuk bantu pengurasan atau penyedotan air menggunakan mobil damkar dan BPBD. Personil Satlantas Polresta Bogor Kota siaga di lapangan mengatur lalulintas hingga underpass bisa kembali dilalui kendaraan," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani