Dugaan Aktivitas Transit Sampah: Api Berkobar Jejak Terbongkar
LAHAN terbakar, jejak sampah pun terungkap. Pemerintah Kota Bandung menemukan dugaan aktivitas transit sampah dari luar wilayah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Yogo Triastopo
Asap dan kobaran api di lahan kosong kawasan Cihanja, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, ternyata menyisakan persoalan yang lebih panjang dari sekadar kebakaran.
Di balik lahan yang terbakar itu, terungkap dugaan aktivitas transit sampah dari luar Kota Bandung. Sampah diduga datang dari luar wilayah, ditampung di lokasi tersebut, sebelum kemudian dibawa atau ditangani lebih lanjut.
Temuan itu membuat pemerintah mengambil langkah tegas. Lahan kini disegel dan seluruh aktivitas di dalamnya dihentikan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan penyegelan dilakukan setelah pemerintah menemukan dugaan aktivitas transit sampah di lokasi kebakaran.
“Lokasi sudah disegel. Kami bekerja sama dengan aparat, khususnya TNI. Alasannya, ternyata di sana banyak terjadi transit sampah yang berasal dari luar batas Kota Bandung,” kata Farhan, Rabu (16/9).
Kebakaran yang terjadi di lahan tersebut akhirnya membuka persoalan lain yang sebelumnya tidak terlihat. Pemerintah menduga lahan itu tidak sekadar menjadi ruang kosong, tetapi dimanfaatkan pihak tertentu untuk menerima atau menampung sampah dari luar Kota Bandung.
Sampah yang datang kemudian diduga menunggu proses berikutnya sebelum dipindahkan atau ditangani.
Persoalan menjadi semakin serius karena pemerintah juga mencium adanya dugaan transaksi dalam aktivitas tersebut. Pihak yang membuang sampah disebut memberikan sejumlah bayaran kepada oknum yang menjaga lokasi.
“Kondisi ini bahkan dicurigai melibatkan transaksi oleh oknum tertentu, pihak yang membuang sampah ke sana dan membayarnya kepada seseorang yang menjaga lokasi tersebut,” ujar Farhan.
Bagi pemerintah kota, temuan tersebut tidak bisa dibiarkan. Selain berpotensi menambah persoalan lingkungan, aktivitas pembuangan sampah secara tidak semestinya juga dapat memicu masalah baru di kawasan tersebut.
Karena itu, pengawasan diperketat. Farhan meminta jajaran TNI dan Polri ikut memastikan tidak ada lagi kendaraan maupun pihak yang membawa sampah ke lokasi. (gin)
Editor : Inilahkoran

