Duh, Ada 10 Titik Karhutla di Garut
Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran hutan, dan lahan masih terus mengepung Kabupaten Garut. Titik lokasi kebakaran bertambah luas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut- Dalam beberapa hari terakhir, kebakaran hutan, dan lahan masih terus mengepung Kabupaten Garut. Titik lokasi kebakaran bertambah luas.
Tak dilaporkan ada korban jiwa maupun luka pada sejumlah kejadian kebakaran tersebut.
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Firman Karyani melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan TB Agus Sopyan, petugas kesulitan melakukan pemadaman. Alasannya, kebanyakan lokasi kebakaran berada di daerah terjal, banyak jurang, serta angin bertiup kencang. Api dengan cepat menjalar, dan membesar. Apalagi peralatan digunakan terbilang tradisional, dan seadanya.
“Makanya, upaya pemadaman lebih difokuskan pada upaya melokalisasi api agar tidak menjalar lebih luas, terutama ke wilayah permukiman penduduk,” kata TB Agus Sopyan, Jum’at (25/20/2019).
Sebagian lahan dan hutan mengalami kebakaran terjadi pada kawasan cagar alam Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), sebagian kawasan Perum Perhutani, dan lainnya lahan milik warga.
Sepanjang Kamis hingga Jum;at (25-26/10/2019), kebakaran lahan dan hutan terlaporkan di BPBD terjadi di sedikitnya sepuluh titik. Yakni di kawasan Gunung Cikurai, Gunung Putri, Gunung Guntur, Gunung Karacak, Gunung Masigit Cikajang, Gunung Haruman Cibiuk, Pamulihan, Cakrabuana Malangbong, Banjarwangi, dan Sancang.
Belum diketahui berapa hektare total luas lahan terbakar maupun penyebabnya. Namun diduga kebanyakan kebakaran terjadi karena faktor kelalaian manusia.
Sumber lain menyebutkan, kebakaran lahan dan hutan juga terjadi di Panembong Kecamatan Bayongbong, dan Gunung Kancil Kecamatan Cibatu.(zainulmukhtar)
Editor : Bsafaat

