Tegas! Begini Ancaman Taliban untuk AS yang Terus Terbangkan Drone ke Afghanistan

Taliban memperingatkan AS akan melakukan tindakan keras andai terus menerus menerbangkan drone ke Afghanistan.

Tegas! Begini Ancaman Taliban untuk AS yang Terus Terbangkan Drone ke Afghanistan
Pasukan Taliban berjaga tepat sehari setelah penarikan akhir pasukan AS dari Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, pada tanggal 31 Agustus 2021.

INILAHKORAN, Bandung- Taliban pada Rabu 29 September 2021 memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak menerbangkan pesawat-pesawat nirawak (drone) di wilayah udara Afghanistan.

"AS sudah melanggar semua hak dan hukum internasional, juga komitmen yang disampaikannya kepada Taliban di Doha, Qatar, dengan mengoperasikan pesawat-pesawat tanpa awak di Afghanistan," kata Taliban melalui pernyataan di Twitter.

"Kami mendesak semua negara, terutama Amerika Serikat, untuk memperlakukan Afghanistan sesuai dengan hak-hak, hukum, dan komitmen internasional ... supaya tidak timbul konsekuensi negatif."

Pejabat-pejabat AS belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Baca Juga: Menlu Italia: Pengakuan Terhadap Pemerintahan Taliban Mustahil

Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus, setelah sebagian besar pasukan AS dan negara-negara Barat lainnya pergi dari negara itu.

Kepergian tersebut mengakhiri misi militer dan diplomatik negara-negara itu di Afghanistan, yang dimulai tak lama setelah serangan 11 September 2001 terjadi di AS.

Sebelumnya, para pemimpin Taliban membantah bahwa ISIS dan Al Qaida berada secara aktif di Afghanistan.

Baca Juga: Taliban: Di Afghanistan Tak Ada Al Qaida ataupun ISIS!

Bantahan dinyatakan kendati ISIS baru-baru ini menyatakan diri bertanggung jawab atas serangkaian serangan bom di kota bagian timur, Jalalabad.

Taliban saat ini berada di bawah tekanan masyarakat internasional untuk memutuskan hubungan dengan Al Qaida, kelompok yang menjadi dalang serangan 11 September di New York dan Washington.***


Editor : inilahkoran