Diduga Dicabuli Wakil PM China Zhang Gaoli, Petenis Top Peng Shuai Masih Misterius
Keberadaan Peng Shuai, petenis top China masih misterius usai diduga jadi korban pencabulan Wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Keberadaan petenis wanita China, Peng Shuai masih misterius usai diduga jadi korban pencabulan Wakil Perdana Menteri (PM) Zhang Gaoli.
Hingga Kamis 2 Desember 2021, Peng Shuai masih menghilang.. Terakhir, dia mengunggah pesan di media sosial pada awal November tentang pencabulan Zhang Gaoli terhadap dirinya.
Unggahan Peng Shuai di media sosial hingga saat ini belum mendapatkan respons dari Zhang Gaoli atapun pemerintah China sendiri.
Baca Juga: Di Kota China Utara Ini, Masa Karantina 56 Hari, 18 Kali Lipat Dibanding di Indonesia
Bahkan topik terkait misteri keberadaan Peng Shuai ataupun dugaan kasus pencabulan Zhang Gaoli telah diblokir dari berbagai platform digital di China yang memberlakukan sensor ketat internet.
Keputusan WTA yang bermarkas di AS untuk menjauh dari salah satu pasar terbesarnya itu mendapat dukungan dari banyak tokoh tenis terkemuka dunia, meskipun keputusan tersebut berisiko ratusan juta dolar dalam pendapatan dan sponsor.
Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan telah melakukan panggilan video kedua dengan Peng Shuai yang merupakan mantan petenis nomor satu dunia nomor ganda itu.
Baca Juga: Ngeri....Bos Pinjol Warga Negara China Dibidik Belasan Pasal
IOC mengatakan telah melakukan panggilan, setelah pertama kali berbicara dengan petenis tersebut pada 21 November 2021 lalu.
Sehari setelah panggilan IOC terhadap Peng SHuai, Asosiasi Tenis Perempuan (WTA) mengumumkan penangguhan semua turnamen di China karena kekhwatiran tentang keselamatan sang petenis.
"Kami memiliki kepedulian yang sama seperti banyak orang dan organisasi lain tentang kesejahteraan dan keselamatan Peng Shuai. Inilah sebabnya, baru kemarin tim IOC mengadakan panggilan video lagi dengannya," kata IOC dikutip dari Reuters, Kamis 2 Desember 2021.
Baca Juga: Usai Mangsa Lintah China, Khamzat Chimaev Ingin Hajar Nate Diaz dan Jorge Masvidal!
IOC menambahkan Peng tampaknya "aman dan baik mengingat situasi sulit yang dia hadapi."
"Kami telah menawarkan dukungan luas kepadanya, dan akan tetap berhubungan secara teratur dengannya, dan telah menyetujui pertemuan pribadi pada Januari," tutup pernyataan IOC.***
Editor : inilahkoran


