Ibunda Tangmo Nida Merasa Ada Kejanggalan dalam Kasus Kematian Anaknya yang Misterius
Ibunda Tangmo Nida, Panida Sirayutthayothin merasa ada kejanggalan atas kasus kematian anaknya yang tewas di Sungai Chao Phraya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ibunda Tangmo Nida, Panida Sirayutthayothin merasa ada kejanggalan atas kasus kematian anaknya.
Panida mengatakan dirinya tidak percaya bahwa kematian sang putri karena tergelincir dari kapal speedboat di Sungai Chao Phraya.
Dirinya juga ingin mengetahui siapa yang mengatur pemotretan putrinya di atas kapal speedboat tersebut.
Baca Juga: Teka-teki Kematian Misterius Tangmo Nida, Artis Thailand yang Ditemukan Tewas di Sungai Chao Phraya
Dia menambahkan sulit untuk percaya bahwa enam orang, termasuk Tangmo dan manajernya, berada di kapal bersama hanya untuk makan-makan.
Sebelumnya, ia melihat foto-foto Tangmo yang tampak telah berdandan seolah akan melakukan pemotretan.
Panida mengatakan ada kemungkinan orang-orang di kapal tersebut berselisih paham. Salah satunya terlihat dari foto Tangmo yang diunggah dan menunjukkan dirinya tidak bahagia saat duduk sendirian di belakang perahu.
Selain itu, Panida juga tidak mempercayai bahwa toilet kapal rusak sehingga membuat Tangmo harus buang air kecil di belakang kapal.
"Tangmo adalah seorang bintang. Sulit membayangkan dia pergi ke bagian belakang kapal untuk itu," kata Panida dikutip Inilahkoran dari Bangkok Post, Jumat 4 Maret 2022.
Salah satu rekan Tangmo, Wisapat Manomairat mengatakan saat itu Tangmo pergi ke bagian belakang perahu untuk buang air kecil.
Wisapat mengatakan bahwa saat dia sedang melihat ponselnya, Tangmo terlihat tengah memegangi kakinya di bagian belakang perahu sebelum tergelincir ke sungai.
Sementara manajer Tangmo menyebut saat kecelakaan terjadi dirinya tengah menatap sungai. Ia juga mengatakan Tangmo tidak mau memakai pelampung karena ingin berpose untuk foto di atas kapal.
Pernyataan-pernyataan tersebut hingga kini masih terus diselidiki oleh kepolisian. Selain itu, seorang penyelamat dari tim pencari mengatakan bahwa ada luka sayatan yang sangat dalam di paha Tangmo.
Baca Juga: Wi Ha Joon Dikonfirmasi Positif Covid-19, Syuting 'K Project' Dihentikan Sementara Waktu
Seperti diketahui, tim penyelamat menemukan mayat aktris berusia 37 tahun itu di Chao Phraya dekat dermaga Pibul Songkhram 1 di Nonthaburi sekitar pukul 13:10 pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu sekitar satu kilometer dari tempat dia jatuh dari speedboatnya pada Kamis 24 Februari 2022.***
Editor : inilahkoran


