Efek Gempa Bumi Garut, Rumah di Cipatat KBB Roboh

dampak gempa bumi dengan magnitudo 6.5 itu merusak sejumlah rumah, seperti di Kampung Citatah RT04/10 Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.

Efek Gempa Bumi Garut, Rumah di Cipatat KBB Roboh

INILAHKORAN, Ngamprah - Dampak gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Garut pada Sabtu 27 April 2024 pukul 23.29 WIB tidak saja dirasakan di wilayah Priangan Timur, namun juga di berbagai wilayah di Jawa Barat lainnya.

Di Kabupaten Bandung Barat (KBB) misalnya, dampak gempa bumi dengan magnitudo 6.5 itu merusak sejumlah rumah, seperti di Kampung Citatah RT04/10 Desa Citatah, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.

"Betul, kami mendapat laporan ada rumah warga di RT 05/10 roboh usai gempa terjadi," kata Sekretaris Desa Citatah, Ahmad saat dihubungi, Minggu 28 April 2024.

Ahmad menyebut, rumah yang roboh itu diketahui milik Engkos (52) mengalami ambruk di bagian belakang, tepatnya dinding ruang dapur.

"Yang rusak di bagian dapur, temboknya roboh menimpa perabotan dan barang-barang. Data lengkapnya nanti menyusul," sebutnya.

Kendati begitu, ungkap Ahmad, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa rumah ambruk tersebut. Sebab, empat orang penghuni, yakni istri dan dua orang anak Engkos sempat keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun terluka. Penghuni berhasil menyelamatkan diri saat gempa terjadi," ungkapnya.

Sebelumnya, gempa bumi di Kabupaten Garut juga merobohkan satu rumah di Kampung Pari RT 05/06, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.

“Betul, satu rumah milik warga hancur setelah diguncang gempa,” kata Ketua RW 06, Nina saat dihubungi.

Nina menjelaskan, rumah yang roboh itu diketahui milik Agus (40) itu tiba-tiba ambruk usai diguncang gempa. Selain itu,  beberapa dinding bagian depan serta kamar mandi juga ikut hancur.

“Bagian dapur dan kamar mandi ambruk, genteng juga hancur, perabotan rumah tangga hancur berantakan tertimpa tembok,” jelasnya.

"Beruntung saat kejadian seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Sehingga tak ada korban jiwa, untuk kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah," sambungnya .

Nina menyebut, dampak gempa juga menimpa beberapa rumah disekitarnya. Meski begitu kondisinya hanya mengalami rusak ringan.

“Ada beberapa rumah yang retak, tidak ada korban jiwa. Keluarga pak Agus terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudara karena khawatir akan ambruk lagi," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti