Elvo G.I Siap Wakili Bandung Lawan Tim Esports ASEAN

Final Kualifikasi Regional Barat, Piala Presiden Esports 2020 telah usai, persaingan sengit memperebutkan gelar juara gamer terbaik akan berlanjut di Jakarta pada 1- 2 Februari mendatang.

Elvo G.I Siap Wakili Bandung Lawan Tim Esports ASEAN

INILAH, Bandung,- Final Kualifikasi Regional Barat, Piala Presiden Esports 2020 telah usai, persaingan sengit memperebutkan gelar juara gamer terbaik akan berlanjut di Jakarta pada 1- 2 Februari mendatang.

Seperti diketahui, Kompetisi Piala Presiden Esports 2020 ini merupakan kejuaraan olahraga elektronik bertaraf regional Asia Tenggara. Sebanyak 204 atlet esports telah berlaga, terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 22 pemain di game Mobile Premier League (MPL).

Persaingan sengit diperlihatkan para pemain untuk membuktikan siapa game master terbaik. Berbagai strategi dan teknik terbaik yang dimiliki jadi senjata utama dalam menaklukkan lawan-lawannya.

Hingga memasuki babak akhir, Elvo G.I berhasil menjadi juara Regional Barat sekaligus mewakili Indonesia untuk bertarung melawan negara ASEAN dengan skor 1.765 setelah menumbangkan RRQ yang hanya meraih skor 1.710.

Di final nasional tim yang beranggotakan Jey (Kapten), Dimas (Support Crusher), Minoru (Support), dan Momota (Double Support). Para atlet ini bersama-sama bertarung dengan atlet tim-tim esports juara kualifikasi dari negara-negara Regional Asia Tenggara, diantaranya Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha mengaku, kejuaraan kali ini berjalan lancar dan lebih seru  dari kejuaraan yang di Regional Timur.  "Kalau di Regional Timur sempat ada gangguan di koneksi, namun untuk di Bandung ini sangat lancar dan lebih ramai dari minggu lalu," ujarnya pada wartawan di 23 Paskal Shopping Centre, Jalan Pasirkaliki, Minggu (19/1/2020).

Giring menuturkan, antusiasme di Regional Barat sangat meningkat sekali dan pihaknyan kini sedang mempersiapkan Grand Final Piala Presiden Esports 2020 tanggal 1-2 Februari di ICE BSD. "Kita sangat bersyukur banget karena mendapat dukungan penuh dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kemenpora, Kemenparkraf dan Kominfo karena empat kementrian yang dari awal mencetuskan Piala Presiden ini selalu membimbing kita dan IESPL untuk selalu memberikan yang terbaik," tuturnya

Giring menjelaskan, penyelenggraan kali ini bisa dibilang yang terbaik dari tahun lalu.
Dari sisi kualitas mental para peserta sangat luar biasa, misalnya di final PES kemarin  ada salah satu tim yang sempat ketinggalan namun bisa bangkit dan menang. "Tim yang ada disini adalah tim terbaik, karena hasil dari penjaringan 100 ribu lebih pendaftar untuk game Free Fire.  177 ribu pemain yang mendaftar merupakan pemain terbaik dari yang terbaik dari Regional Barat," jelasnya.

Lebih jauh Giring menjelaskan, untuk sistem pertandingan, misalnya game Free Fire dari 100 ribu pendaftar online panitia membagi kedalam dua wilayah, diantaranya Regional Barat dan Regional Timur. "Kalo Regional Timur meliputi Bali NTB, Papua, NTT, Makassar sampai Kalimantan, kalau dari Barat mulai dari Pulau Jawa Hingga Sumatera," jelasnya.

Giring menambahkan,  untuk keseluruhan peserta ada 96 pemain, kemudian mereka terbang ke Barat dan Timur dengan keseluruhan akomodasi semuanya, mulai dari makan penginapan ditanggung oleh panitia penyelenggara. Para pemain hanya membawa semangat saja karena mereka yang terbang ke Barat dan Timur akan mewakili Indonesia untuk bertarung melawan negara-negara ASEAN dan memperebutkan hadiah sebesar 1,5 miliar. "Ada empat tim dari Free fire yang akan bertarung di Final, PES empat orang, dan MPL beberapa orang," ujarnya.

Aditya Syarief Darmasetiawan dari Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengungkapkan, kejuaraan ini bentuk dukungan pemerintah utamanya dari Presiden di bidang industri kreatif khususnya industri game dan esports dalam negeri. "Pemerintah sangat gembira melihat antusias anak-anak muda dan masyarat pada umumnya pada olahraga elektronik seperti esports ini," ungkapnya.

Aditya mengaku, ini upaya pemerintah untuk menyalurkan hobi dan bakat generasi muda kearah yang lebih positif. "Kebetulan pengurus PB Esports baru dilantik kemarin, kedepan pemerintah akan mendukung industri kreatif secara umum, untuk Esports Piala Presiden akan digelar rutin setiap tahun,"tandasnya. (agus sn).

 


Editor : Ghiok Riswoto