Emil dan Uu Kompak Komentari Kebun Edelweiss Rawa yang Rusak Akibat Event Trail

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakilnya Uu Ruzhanul Ulum kompak mengomentari penyelenggaraan event trail, yang menyebabkan kebun edelweiss rawa di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung menjadi rusak parah.

Emil dan Uu Kompak Komentari Kebun Edelweiss Rawa yang Rusak Akibat Event Trail
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakilnya Uu Ruzhanul Ulum kompak mengomentari penyelenggaraan event trail, yang menyebabkan kebun edelweiss rawa di Ranca Upas, Ciwidey, Kabupaten Bandung menjadi rusak parah./

INILAHKORAN, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wakilnya Uu Ruzhanul Ulum kompak mengomentari penyelenggaraan event trail, yang menyebabkan kebun edelweiss rawa di Ranca Upas, ciwidey, kabupaten bandung menjadi rusak parah.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil mengatakan, bila penyelenggara event sekiranya tidak profesional sebaiknya jangan diberi izin karena dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak yang tidak baik di kemudian hari, layaknya seperti kejadian di Ranca Upas. Dia pun berharap insiden ini tidak terulang lagi.

“JIKA TIDAK PROFESIONAL, EVENT SEPERTI INI JANGAN DIBERI IZIN, semoga tidak terulang kedepannya. Jika panitia penyelenggara acara apapun tidak bisa memberi keyakinan akan penyelenggaraan yang profesional, sebaiknya jangan diizinkan oleh pengelola kawasan,” tulis Kang Emil dalam akun Instagramnya, Kamis (9/3/2023).

Dia pun meminta kepada peserta dan panitia acara untuk bersama-sama memperbaiki kerusakan kebun edelweiss yang rusak, sebagai bentuk tanggungjawab akibat dari kelalaian selama event tersebut berlangsung belum lama ini.

“Kelestarian alam lingkungan adalah yang utama dan harus tetap dijaga dalam kondisi apapun. Kepada panitia dan peserta sebaiknya gotong royong memperbaiki kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan ini,” sambungnya.

Senada dengan Kang Emil, Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul Ulum dalam akun Instagramnya menulis, dirinya mengutuk keras akan aksi vandalisme yang dilakukan terhadap kebun edelweiss tersebut. Menurutnya, hobi boleh dilakukan asal tidak merusak apalagi terhadap lingkungan.

“HOBI BOLEH, JANGAN MERUSAK! Secara pribadi saya mengutuk keras aksi perusakan yang terjadi. Melihat berbagai sumber, aksi yang terjadi ini adalah akibat dari kelalaian panitia dalam mengelola kegiatan. Saya mohon untuk jadi perhatian, HOBI BOLEH, TAPI JANGAN MERUSAK! Apapun alasannya, kelestarian alam adalah tanggungjawab kita bersama,” tulisnya.

Dia pun turut menghimbau kepada pemerintah daerah, maupun stakeholder terkait untuk lebih selektif lagi dalam memberikan izin penyelenggaraan event di ruang terbuka agar kejadian serupa tidak lagi terulang. Selain itu, dia juga meminta kepada penyuka hobi petualangan di alam bebas untuk lebih selektif lagi dalam mengikuti event.

“Saya himbau kepada institusi pemerintah daerah lebih ketat dan selektif lagi dalam perizinan kegiatan yang dilaksanakan di alam, sehingga tidak merugikan banyak pihak. Serta untuk para pegiat hobi adventure mohon bisa lebih selektif pula dalam mengikuti kegiatan, pastikan rekam jejak penyelenggara sudah diakui dengan baik,” tandasnya. (Yuliantono)


Editor : JakaPermana