Empat Hari Ditunggu, 180 Tabung Gas 'Melon' Habis Dibeli Kurang dari Satu Jam

Empat hari tidak mendapatkan gas bersubsidi 3 Kg, 180 tabung gas 'melon' di Pangkalan Gas Helmi Yusuf di Kelurahan Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor habis dibeli masyarakat kurang dari satu jam.

Empat Hari Ditunggu, 180 Tabung Gas 'Melon' Habis Dibeli Kurang dari Satu Jam

INILAHKORAN, Bogor - Empat hari tidak mendapatkan gas bersubsidi 3 Kg, 180 tabung gas 'melon' di Pangkalan Gas Helmi Yusuf di Kelurahan Karadenan, Cibinong, kabupaten bogor habis dibeli masyarakat kurang dari satu jam.

Truk milik Agen Gas PT. Parung Kencana Jayabuana datang Senin malam, pukul 22.30 WIB, empat puluh menit kemudian, pukul 23.10 WIB kuota gas 'melon'  gas 'melon' di Pangkalan Gas Helmi Yusuf habis hingga beberapa orang warga tidak kebagian jatah walaupun setiap pembeli hanya bisa membeli satu tabung gas 'melon' dengan sebelumnya memperlihatkan KTP ke pihak pangkalan.

"4 hari nunggu pasokan gas bersubsidi 3 Kg, eh sekali datang 180 tabung gas 'melon' langsung dibeli oleh masyarakat sekitar," ujar Rusdi pemilik Pangkalan Gas Helmi Yusuf kepada wartawan, Senin, 3 Februari 2025.

Rusdi pun meminta, distribusi gas 'melon' dikembalikan ke sistem yang lama karena sistem yang baru menghambat pasokan hingga terjadi kelangkaan.

"Kasihan masyarakat miskin, pelaku UMKM karena tadi juga ada ibu-ibu penjual nasi uduk tidak dapat jatah gas 'melon' hingga kemungkinan tidak bisa berdagang dan mendapatkan uang hingga ia berhasil mendapatkan gas 'melon'," pinta Rusdi.

Pegawai Agen Gas PT. Parung Kencana Jayabuana bernama Suhanda menuturkan bahwa setiap distribusi ia membawa 560 tabung gas 'melon' untuk dikirim ke 3 pangkalan.

"Hari ini saya mendistribusikan 560  tabung gas 'melon' ke Kecamatan Ciomas, Cibinong dan Ciampea. Jumlah kuotanya tidak boleh lebih maupun kurang, hingga walaupun tadi ada masyarakat yang tidak kebagian gas 'melon" kami tidak bisa menambah walaupun stocknya ada karena itu haknya pangkalan gas lain," tutur Suhanda.

Suhanda melanjutkan, bahwa di tingkat pangkalan gas, masyarakat membeli gas 'melon" dengan biaya Rp19.000,- atau lebih murah dibanding harga jual di tingkat pengecer.

"Tapi kan masyarakat harus datang ke pagkalan gas, yang lokasinya mungkin lebih jauh dan butuh ongkos lebih dan antrian yang lebih panjang," lanjutnya. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti