Erick Thohir Tinjau Stadion SJH, 2.000 Polisi Siap Amankan FIFA Asian Cup 2026
Menpora Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat untuk FIFA Asian Cup 2026. Sebanyak 2.000 personel polisi disiapkan untuk pengamanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, yang menjadi salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Erick Thohir didampingi perwakilan FIFA dan disambut Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto.
Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Asian Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Dua stadion digunakan sebagai venue pertandingan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi venue pertandingan Grup B yang dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Sementara itu, Grup A yang terdiri dari Timnas Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Bangladesh akan bertanding di SUGBK.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku bangga Stadion Si Jalak Harupat kembali dipercaya menggelar ajang sepak bola internasional.
"Saya sungguh gembira dan menyambut baik penunjukan Kabupaten Bandung sebagai salah satu tuan rumah FIFA Asian Cup 2026. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Menpora dan FIFA yang telah memberi kepercayaan kepada kami," ujar Dadang.
Meski Timnas Indonesia menjalani pertandingan Grup A di Jakarta, Dadang memastikan Pemkab Bandung siap menyukseskan seluruh pertandingan Grup B di Stadion Si Jalak Harupat.
Tak hanya memastikan kesiapan stadion dan fasilitas pendukung, Dadang juga mengajak masyarakat Kabupaten Bandung ikut meramaikan pertandingan FIFA Asian Cup 2026.
"Tadi saya sudah menginstruksikan kepada para ASN serta mengajak masyarakat, para pelajar, para bobotoh Persib untuk berbondong-bondong datang menonton pertandingan Grup B di Si Jalak Harupat," katanya.
Sementara itu, Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Pemkab Bandung yang dinilai telah mempersiapkan Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue turnamen internasional tersebut.
Erick mengatakan, pemilihan Stadion Si Jalak Harupat sebagai venue dilakukan FIFA dengan mempertimbangkan kualitas lapangan dan rumput yang dinilai memenuhi standar FIFA.
Selain itu, fasilitas penonton dan ruang ganti juga dinilai memadai untuk menggelar pertandingan berskala internasional.
"Yang memilih SJH sebenarnya FIFA. Kualitas lapangan dan fasilitasnya baik dan disetujui FIFA. Sudah berstandar internasional," kata Erick.
Menurut Erick, Stadion Si Jalak Harupat juga memiliki pengalaman menggelar sejumlah event sepak bola internasional, termasuk Piala Dunia U-17.
"Di samping itu, SJH sudah sering menggelar event internasional termasuk Piala Dunia U-17," ujarnya.
Erick kemudian menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung atas dukungan terhadap penyelenggaraan event sepak bola internasional di Kabupaten Bandung.
"Terima kasih kepada Bupati Bandung yang telah bersungguh-sungguh menyiapkan segalanya. Kabupaten Bandung selalu mendukung karena bupatinya gila bola," kata Erick sambil tertawa dan menunjuk Dadang.
Dari sisi keamanan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memastikan pengamanan FIFA Asian Cup 2026 di kawasan Stadion Si Jalak Harupat telah disiapkan.
Sekitar 2.000 personel kepolisian akan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan dengan melibatkan unsur TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Pipit mengatakan jumlah personel tersebut masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan di lapangan.
"Tapi nanti kesiapan personel akan disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara 2.000 personel kita turunkan untuk mengamankan di kawasan Si Jalak Harupat," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

