Erwin Tak Ikut Foto Bareng Farhan saat HJKB ke-216, Ungkap Tak Lagi Dilibatkan

Pada perayaan HJKB ke-216, Wakil Wali Kota Bandung Erwin tidak terlihat dalam sesi foto bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan jajaran OPD.

Erwin Tak Ikut Foto Bareng Farhan saat HJKB ke-216, Ungkap Tak Lagi Dilibatkan
Wakil Wali Kota Bandung Erwin tidak ikut foto bersama seusai rangkaian HJKB ke-216 di Balai Kota Bandung. (yogo triastopo).

INILAHKORAN.ID - Momen perayaan Hari Jadi Kota Bandung HJKB ke-216, memperlihatkan situasi berbeda dalam jajaran pimpinan Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin tidak terlihat dalam sesi foto bersama Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Orang nomor dua di Kota Bandung itu pun, tidak mengikuti rangkaian upacara hingga selesai. Setelah agenda HJKB berlangsung, Erwin mengungkap alasan dirinya belakangan lebih sering berada di tengah masyarakat dibanding menghadiri agenda pemerintahan.

"Sudah tidak banyak mendapat pelibatan dalam kegiatan pemerintahan, sejak menjabat sebagai wakil. Sekarang kegiatan saya, adalah undangan dari masyarakat saja. Ada masalah di lapangan, saya turun. Terkait masalah air, masalah gorong-gorong, masalah kebakaran dan masalah yang lain-lain," kata Erwin, Jumat (25/9/2026).

Dia mengaku, tetap aktif menjalankan kegiatan di tengah masyarakat. Dalam sehari, Erwin menyebut bisa menghadiri hingga 11 atau 12 agenda mulai dari memenuhi undangan warga hingga turun langsung menangani persoalan di lapangan.

"Banyak kegiatan ya, sehari bisa 11, 12 yaitu hanya undangan dari masyarakat saja. Ada yang ceramah, ada masalah di masyarakat ya saya turun," ucapnya.

Namun, Erwin membedakan aktivitas bersama warga dengan agenda resmi pemerintahan. Dalam sejumlah kegiatan yang digelar OPD, diakuinya sudah tidak lagi dilibatkan. 

"Kalau untuk kegiatan di pemerintahan, saya sudah tidak dilibatkan," ujar dia.

Menurutnya, kondisi itu membuat dirinya tidak mengetahui alasan di balik minimnya pelibatan dirinya dalam agenda pemerintahan. Alasan tersebut, diminta sebaiknya ditanyakan langsung kepada Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

"Enggak tahu. Tanya saja sama wali kota, kenapa saya enggak dilibatkan," tegasnya.

Erwin menilai, posisinya sebagai Wakil Wali Kota Bandung tetap memiliki fungsi dalam pengawasan pemerintahan. Namun ruang menjalankan fungsi itu, diakuinya tidak lagi didapatkan seperti yang diharapkan.

Kondisi itu. kata dia, bukan baru terjadi saat perayaan HJKB ke-216. Minimnya pelibatan, sudah berlangsung sejak awal dirinya dilantik sebagai Wakil Wali Kota Bandung. 

"Sebenarnya kalau tidak dilibatkan, semenjak saya dilantik itu memang sudah tidak dilibatkan. Awal-awal saja dilibatkan, ke sini sudah tidak," ujar dia.

Erwin juga menyinggung keterlibatan istrinya dalam organisasi perempuan di lingkungan pemerintahan kota. Istrinya disebut tidak lagi dilibatkan dalam TP PKK maupun Dekranasda. 

"Sebetulnya secara undang-undang, seharusnya istri itu otomatis wakil ketua. Tapi nggak tahu sama wali kotanya dicoret," sesalnya.

Dia mengaku, tidak mengetahui alasan istrinya tidak lagi dilibatkan dalam kegiatan organisasi itu. Kondisi serupa juga sudah berlangsung sejak awal masa jabatannya.

Meski mengungkap minimnya pelibatan dalam agenda pemerintahan, Erwin memastikan dirinya masih siap menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota Bandung dan tidak menutup pintu kerja sama bersama Farhan.

"Saya sudah bicara, bahwa saya siap. Karena bagaimanapun, kita maju bareng ya, berjuang bareng, berdarah-darah bareng," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani