Erwin Akui Belum Berkomunikasi Lagi dengan Farhan, Berharap Hubungan Membaik

Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengaku belum kembali berkomunikasi dengan Wali Kota Muhammad Farhan. Ia berharap koordinasi pemerintahan dan sinergi keduanya mem

Erwin Akui Belum Berkomunikasi Lagi dengan Farhan, Berharap Hubungan Membaik
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin berharap komunikasi dengan Farhan kembali membaik.

INILAHKORAN.ID - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengaku, belum menjalin komunikasi kembali dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Hubungan keduanya, diharapkan membaik agar bisa kembali bersinergi dalam menjalankan pemerintahan dan membangun Kota Bandung.

Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada pembicaraan antara dirinya dan Farhan. Bahkan ketika bertemu, keduanya hanya bersalaman tanpa membahas persoalan pemerintahan maupun pembagian tugas.

"Saya belum pernah, belum ada komunikasi lagi dengan pak wali kota. Belum ada pembicaraan apa pun. Saya menikmati saja sekarang," kata Erwin, Sabtu (10/10/2026).

Dia juga mengaku, belum menerima pembagian tugas maupun disposisi kegiatan dari Farhan. Undangan kegiatan yang diterimanya belakangan, lebih banyak berasal dari masyarakat bukan dari dinas-dinas di lingkungan pemerintahan daerah.

"Kalau tidak salah, semua disposisi ini ke pak sekda. Tidak ada yang ke wakil wali kota. Saat ini ya," ucapnya.

Erwin berharap, komunikasi dengan Farhan bisa kembali terjalin. Kebersamaan kedua pimpinan daerah, dinilai diperlukan agar berbagai persoalan di Kota Bandung bisa ditangani secara lebih optimal.

"Mudah-mudahan saja dengan izin Allah, hubungan komunikasinya bisa diperbaiki. Tapi untuk saat ini saya belum ada komunikasi. Saat ini belum ada," ujar dia.

Dia mengingatkan, dirinya dan Farhan sejak awal memiliki cita-cita bersama dalam memimpin Kota Bandung. Karena itu pihaknya berharap, perbedaan maupun hambatan komunikasi yang terjadi saat ini tidak terus berlanjut hingga mengganggu semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

"Bagaimanapun, kita melangkah ini dulu berdua. Dan tentunya saya sangat berharap, membangun Kota Bandung ini juga dengan semangat kebersamaan, berdua," harapnya.

Erwin juga menyinggung, pentingnya keterlibatan wakil wali kota dalam pembahasan berbagai kebijakan strategis. Dia mengakui, tidak dilibatkan dalam pembahasan anggaran, anggaran perubahan, program pembangunan hingga mutasi dan rotasi pejabat.

Menurutnya, koordinasi antara wali kota dan wakil wali kota semestinya tetap berjalan mengingat keduanya memiliki tanggung jawab dalam kepemimpinan daerah. Komunikasi yang lebih baik, diharapkan dapat terbangun selama masa kepemimpinan yang masih tersisa lebih dari tiga tahun.

"Kalau bicara anggaran, ya itu bicara wali kota yang menentukan. Cuma seharusnya wakil juga diajak bicara. Kan harusnya seperti itu," ujar dia.

Meski mengaku belum mendapat pelibatan dalam sejumlah agenda pemerintahan, dia memastikan tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil wali kota. Fungsi pengawasan dan penanganan laporan masyarakat, tetap menjadi bagian dari tanggung jawabnya.

"Cuma yang pasti, sekarang saya melaksanakan fungsi saya. Pertama, sebagai wakil wali kota menjalankan fungsi pengawasan. Kedua apa pun masalah di Kota Bandung yang dilaporkan masyarakat kepada saya, saya pasti langsung turun untuk menyelesaikannya," jelasnya.

Erwin pun berharap, persoalan komunikasi dengan Farhan bisa segera diperbaiki. Kota Bandung dinilai memiliki persoalan yang kompleks, sehingga membutuhkan kerja sama dan keterlibatan kedua pimpinan daerah dalam menentukan arah kebijakan.

"Bandung ini kompleks. Jadi saya sangat berharap, kita bisa sama-sama membangun Kota Bandung apa pun itu. Baik terkait anggaran, program, rotasi dan mutasi maupun hal lainnya," pungkas dia.


Editor : Ahmad Sayuti