Fakta Bicara: PSG Hanya Seujung Kuku Real Madrid, Ini Buktinya....
Siapa nyana, sudah 25 tahun Real Madrid tak pernah kalah di Piala Dunia Antarklub. Mereka akan mempertaruhkannya di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Real Madrid vs PSG.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, New Jersey – Jangan sekali-kali meremehkan Los Blancos dalam laga semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 Real Madrid vs PSG. Sebab apa?
Pertandingan Real Madrid vs PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 akan berlangsung di Stadion Metlife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Kamis dinihari mulai pukul 02.00 WIB.
Pertandingan Real Madrid vs PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 ini menjadi menarik karena melibatkan pertarungan para bintang. Terutama Kylian Mbappe, pemain PSG yang musim lalu meninggalkan mereka untuk bergabung dengan Real Madrid melalui cara kurang mengesankan.
Banyak yang meremehkan Real Madrid dalam laga menghadapi PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 ini. Salah satunya karena PSG adalah juara Liga Champions dan tampil mengesankan di Amerika Serikat.
Tapi, jangan keliru. Piala Dunia Antarklub adalah panggung di mana Real Madrid memiliki hegemoni luar biasa.
Bersama Chelsea, Real Madrid adalah satu dari dua klub yang tak pernah menderita kalah di Piala Dunia Antarklub 2025.
Klub Spanyol ini menjalani kampanye yang bagus, melaju sebagai pemuncak Grup H dengan mengalahkan Pachuca (Meksiko) dan Red Bull Salzburg (Austria) serta bermain imbang lawan Al-Hilal (Arab Saudi).
Di babak sistem gugur, mereka mengalahkan Juventus (Italia) di babak 16 besar dan Borussia Dortmund (Jerman) di perempat final.
Real Madrid tampil di semifinal tanpa terkalahkan untuk menghadapi PSG. Namun, rekor tak terkalahkan Real Madrid ini bukanlah hal baru.
Real Madrid ternyata belum terkalahkan di Piala Dunia Antarklub dalam rentang waktu 25 tahun. Mereka tak pernah mengalami kekalahan dalam 17 pertandingan terakhirnya di Piala Dunia Antarklub.
Terakhir, Real Madrid mengalami kekalahan adalah pada tahun 2000. Saat itu, mereka menjadi runner-up Piala Dunia Antarklub.
Kala itu, Piala Dunia Antarklub memang hanya diikuti juara Liga Champions dan juara Piala Libertadores. Real Madrid menghadapi Boca Juniors (Argentina) di Piala Interkontinental 2000, dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo, Jepang.
Pada kesempatan itu, Boca Juniors menang 2-1, dengan dua gol dari Martín Palermo. Roberto Carlos menjadi pencetak gol satu-satunya bagi Real Madrid.
Sejak itu, Real Madrid tak pernah kalah lagi. Masih di Piala Interkontinental, edisi 2002, Real Madrid kembali ke Jepang, kali ini di Yokohama, untuk menghadapi Olimpia (Paraguay).
Kali ini, Real Madrid Spanyol menang 2-0, dengan gol dari Ronaldo dan Guti, memenangkan gelar juara dunia untuk ketiga kalinya.
Dalam format Piala Dunia Antarklub lama, dengan enam juara kontinental ditambah juara negara tuan rumah, Real Madrid berkompetisi dalam kompetisi tersebut sebanyak lima kali.
Mereka memainkan 10 pertandingan dan memenangkan semua pertandingan (dengan hanya satu di antaranya yang berakhir dengan perpanjangan waktu), memenangkan lima gelar juara dunia.
Korban Real Madrid adalah Cruz Azul (Meksiko) dan San Lorenzo (Argentina) pada tahun 2014; America (Meksiko) dan Kashima Antlers (Jepang), pada 2016; Al Jazira (Uni Emirat Arab) dan Gremio (Brasil) pada 2017; Kashima Antlers dan Al Ain (Uni Emirat Arab) pada tahun 2018; Al Ahly (Mesir) dan Al Hilal (Arab Saudi) pada 2022.
Terakhir, dalam format baru Piala Interkontinental, di mana juara Eropa langsung masuk final, Real Madrid mengalahkan Pachuca 3-0 tahun lalu dengan gol dari Kylian Mbappe, Rodrygo dan Vinicius Junior, dalam pertandingan yang dimainkan di Lusail, Qatar.
Jadi, jangan remehkan Real Madrid. Dibanding PSG yang difavoritkan, klub Prancis itu hanya seujung kuku.
PSG tak sampai dalam hitungan tahun tak terkalahkan di Piala Dunia Antarklub. Hanya dalam hitungan hari. Sebab, pada pertemuan penyisihan grup lawan Botafogo, mereka menyerah 0-1. (*)
Editor : Zulfirman

