Farhan Akui Branding Bandara Husein Belum Terasa Masuk Kota Bandung

Farhan Akui Branding Bandara Husein Belum Terasa Masuk Kota Bandung
Awak maskapai penerbangan berjalan di koridor Bandara Husein. Nantinya, bandara itu akan diperkuat dengan identitas dan nuansa khas Kota Bandung. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui, identitas Kota Bandung belum begitu terasa di Bandara Husein Sastranegara. Pemerintah menyiapkan sejumlah elemen seni, dan visual memperkuat citra Kota Bandung di bandara tersebut.

Dia mengatakan, evaluasi dilakukan setelah Bandara Husein kembali melayani penerbangan. Meski kondisi bandara sudah lebih rapi dan beroperasi, masih diperlukan upaya menghadirkan pengalaman yang lebih mencerminkan karakter Kota Bandung.

“Bandara sudah jalan, bandara sudah rapi. Tetapi belum terasa Kota Bandungnya,,” kata Farhan, Kamis (20/8/2026).

Untuk itu, pihaknya berencana menghadirkan konsep branding experience di sejumlah area Bandara Husein Sastranegara. Konsep tersebut, akan dikemas melalui berbagai pertunjukan dan elemen visual yang menonjolkan identitas Kota Bandung.

Farhan menyebut, salah satu rencana yang disiapkan adalah menghadirkan elemen berbentuk pesawat-pesawatan di ruang tunggu. Di area tengahnya, akan disediakan panggung kesenian menampilkan pertunjukan yang menjadi bagian dari pengalaman wisatawan selama berada di bandara.

“Saya akan mendorong beberapa pengusaha di Kota Bandung yang masuk kategori menengah dan kecil untuk bersama-sama dengan Dekranasda membuka gerai,” ucapnya.

Selain pertunjukan, sejumlah titik di Bandara Husein Sastranegara nantinya akan diisi karya seni rupa dari para seniman Kota Bandung. Saat ini, salah satu area kesenian masih diisi oleh Mang Udjo atau Saung Angklung Udjo.

Dia mengatakan, penguatan identitas Kota Bandung di bandara juga berkaitan dengan upaya memperkenalkan berbagai potensi kota kepada wisatawan. Tidak hanya melalui seni, tetapi juga produk kuliner, fesyen dan berbagai produk lokal lainnya.

Menurutnya, wisatawan yang tiba melalui Bandara Husein harus mendapatkan pilihan menikmati produk dan pengalaman khas Kota Bandung sejak pertama kali tiba. Dengan begitu, keberadaan bandara diharapkan turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal.

“Pada dasarnya, dampak yang ingin kita datangkan nanti adalah begitu wisatawan keluar dari bandara. Kita akan punya kesempatan memberikan pilihan kepada para wisatawan yang datang melalui Husein untuk menikmati berbagai macam bentuk belanjaan yang ada di Bandung. Baik kuliner, fashion dan lain-lain,” ujar dia.

Pihaknya juga masih bernegosiasi mendapatkan harga sewa khusus di ruang keberangkatan. Langkah tersebut, diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha menengah dan kecil ikut menghadirkan produk mereka di Bandara Husein.

Farhan mengakui, proses negosiasi tersebut belum mencapai kesepakatan. Pembahasan, masih berlangsung karena pengelola bandara tetap mempertimbangkan aspek bisnis dalam menentukan harga sewa. “Belum. Masih alot karena ada hitung-hitungan bisnis,” tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani