Okupansi Tinggi di Awal Reaktivasi, Bandara Husein Hadapi Ujian Oktober November

Oktober-November 2026 menjadi ujian penerbangan Bandara Husein Sastranegara saat low season. Pemkot Bandung siapkan event untuk jaga okupansi.

Okupansi Tinggi di Awal Reaktivasi, Bandara Husein Hadapi Ujian Oktober November
Kondisi Bandara HUsein Saat ini

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut, Oktober November akan menjadi ujian bagi keberlangsungan penerbangan di Bandara Husein Sastranegara. Sebab, periode tersebut memasuki musim sepi atau low season.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap penerbangan dari Kota Bandung pada pekan pertama reaktivasi cukup tinggi. Sejumlah rute seperti Tanjungkarang, Palembang dan Bali juga menunjukkan tingkat okupansi yang baik.

“Memang harga tiket pesawat relatif mahal, tetapi ternyata antusiasme pada minggu pertama cukup tinggi,” kata Farhan pada Sabtu (15/8/2026).

Namun, kondisi pada pekan awal belum bisa menjadi patokan. Pemkot Bandung masih akan melihat tingkat keterisian penumpang, ketika permintaan perjalanan mulai menurun pada periode low season.

“Ujian sebenarnya adalah pada Oktober November, karena periode tersebut merupakan low season. Kita akan melihat seberapa rendah okupansinya ketika memasuki low season,” ucapnya.

Menghadapi periode tersebut, Pemkot Bandung menyiapkan sejumlah kegiatan yang diharapkan dapat menarik wisatawan. Agenda tersebut, akan digelar secara rutin mulai September hingga November.

“Karena itu pada September, Oktober dan November kami akan mendorong kegiatan seperti Bandung Great Sale,” ujar dia.

Farhan menargetkan, setiap bulan terdapat kegiatan yang mampu menjaga aktivitas wisata dan ekonomi di Kota Bandung. Dengan adanya agenda tersebut, kunjungan wisatawan diharapkan tidak hanya bergantung pada musim liburan.

“Setiap bulan harus ada kegiatan. September ada event, Oktober ada event lagi, November juga ada event,” jelasnya.

Menurut dia, strategi tersebut diperlukan untuk menjaga pergerakan ekonomi selama periode low season. Aktivitas wisata yang tetap berjalan, diharapkan turut mendukung keberlangsungan penerbangan dari dan menuju Kota Bandung.

“Dengan demikian, aktivitas wisata dan ekonomi tetap berjalan,” tutur dia.

Farhan mengatakan, kondisi biasanya kembali ramai pada Desember dan Januari. Kedua bulan tersebut, bertepatan dengan periode liburan yang secara alami mendorong peningkatan kunjungan ke Kota Bandung.

“Kalau Desember dan Januari, biasanya memang sudah ramai karena musim liburan,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya kini menaruh perhatian pada periode September November. Keberhasilan menjaga okupansi penerbangan pada masa low season, akan menjadi salah satu penentu keberlanjutan manfaat reaktivasi Bandara Husein bagi sektor pariwisata dan ekonomi kota.


Editor : Ahmad Sayuti