Pohon Dikuliti hingga Dibor, Farhan Selidiki Dugaan Sengaja Dimatikan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan curiga ada kepentingan tertentu di balik pohon yang dikuliti dan diduga disuntik air aki. Kasus kini diselidiki.

Pohon Dikuliti hingga Dibor, Farhan Selidiki Dugaan Sengaja Dimatikan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan saat memberikan keterangan terkait dugaan pengrusakan pohon di sejumlah wilayah Kota Bandung.

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mencurigai, adanya kepentingan tertentu di balik aksi pengrusakan pohon di sejumlah wilayah Kota Bandung. pohon ditemukan dalam kondisi dikuliti, dibor hingga diduga disuntik menggunakan air aki agar mati secara perlahan.

Dia mengatakan, salah satu kasus terjadi di Jalan Pahlawan, Cikutra. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menyelidiki pihak yang menguliti pohon tersebut dan motif di balik tindakan itu.

“Itu sedang saya selidiki. Saya sedang mencari tahu siapa yang menguliti pohon tersebut dan apa kepentingannya,” kata Farhan pada Sabtu (15/8/2026).

Menurutnya, kasus serupa juga ditemukan di kawasan Buah Batu dan Kiaracondong. Di lokasi tersebut, terdapat pohon yang diduga sengaja dibor dan disuntik menggunakan air aki dengan tujuan membuat pohon mati.

“Kalau dilihat dari beberapa kasus yang ada, memang ada indikasi kepentingan tertentu,” ucapnya.

Farhan menegaskan, tindakan terhadap pohon tersebut akan ditindak apabila hasil penyelidikan membuktikan adanya unsur kesengajaan. Pemkot Bandung akan berupaya mencari pihak yang melakukan pengrusakan.

“Kalau terbukti pohon tersebut sengaja dibuat mati secara perlahan, kami akan mencari dan menindak orang yang mengebor atau menguliti pohon tersebut,” ujar dia.

Terkait kemungkinan pohon tersebut nantinya ditebang atau dikenai sanksi lainnya, dia belum dapat memastikan. Penanganan kasus tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dari DPKP.

“Belum tahu karena masih diselidiki oleh DPKP,” jelasnya.

Farhan menyebut, penyelidikan terhadap pohon yang dikuliti di Jalan Pahlawan baru dimulai setelah dirinya menerima informasi mengenai kasus tersebut. Proses penelusuran, dipastikan saat ini masih berjalan.

“Sedang berjalan karena saya baru mendapatkan informasinya tadi malam. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” tutur dia.

Dia juga memastikan tindakan menguliti pohon tersebut bukan dilakukan oleh DPKP. Jika nantinya ditemukan keterlibatan pihak swasta, Pemkot Bandung akan menelusuri alasan di balik tindakan tersebut.

“Menurut DPKP, tindakan tersebut bukan pekerjaan mereka. Kalau ternyata dilakukan oleh pihak swasta, pertanyaan saya adalah apa maksud dan kepentingannya?” ucapnya.

Dia mengatakan, dugaan motif pada sejumlah kasus berbeda-beda. Untuk kasus di Saunggaling, Dago dan Riau motifnya sudah lebih jelas. Sementara di Cijerah, tindakan terhadap pohon diduga berkaitan dengan kepentingan terhadap bangunan, akses masuk maupun lahan parkir.

“Kalau ini pohon pinus di median jalan, kemudian dibuat mati, tentu kita harus bertanya siapa yang mendapatkan keuntungan dari tindakan tersebut,” tandas dia.

Pihaknya kini masih menunggu hasil penyelidikan, memastikan pihak yang bertanggung jawab dan motif di balik pengrusakan pohon tersebut. Jika terbukti dilakukan secara sengaja, tindakan terhadap pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.


Editor : Ahmad Sayuti