Farhan Instruksikan BPBD Kota Bandung Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung diminta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat musim kemarau.

Farhan Instruksikan BPBD Kota Bandung Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem
Farhan menegaskan, terdapat dua fokus utama yang perlu menjadi perhatian BPBD yakni mitigasi terhadap potensi hujan ekstrem serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan kebencanaan di tingkat kewilayahan. (dok)

INILAHKORAN.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung diminta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem saat musim kemarau.

Farhan menegaskan, terdapat dua fokus utama yang perlu menjadi perhatian BPBD yakni mitigasi terhadap potensi hujan ekstrem serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan kebencanaan di tingkat kewilayahan.

“BPBD ini ada dua hal yang mesti diperhatikan. Pertama adalah antisipasi cuaca ekstrem,” kata Farhan dikutip Antara, Rabu (8/7/2026).

Da menjelaskan, berdasarkan kajian yang diterima Pemerintah Kota Bandung, peluang terjadinya hujan ekstrem di Kota Bandung relatif kecil, sekitar enam persen. Namun, dampak yang ditimbulkan dapat sangat besar terutama di wilayah yang memiliki kerawanan banjir.

Farhan mencontohkan kejadian hujan berintensitas tinggi yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. Hujan yang berlangsung selama beberapa jam tanpa henti menyebabkan genangan di berbagai kawasan dan memperparah kondisi banjir.

“Apa yang terjadi di Surabaya beberapa minggu lalu menjadi pembelajaran. Walaupun kemungkinannya hanya enam persen, kalau sampai itu terjadi banjirnya bisa sangat dahsyat,” ujarnya.

Farhan pun meminta BPBD terus memperbarui peta risiko kebencanaan, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.


Editor : Doni Ramdhani