Farhan Perkuat Patroli dan CCTV untuk Tingkatkan Keamanan Kota Bandung

Pemerintah Kota Bandung memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan patroli, layanan reaksi cepat, pemanfaatan CCTV dan command center.

Farhan Perkuat Patroli dan CCTV untuk Tingkatkan Keamanan Kota Bandung
Pemerintah Kota Bandung memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan patroli, layanan reaksi cepat, pemanfaatan CCTV dan command center.

INILAHKORAN.ID-Pemerintah Kota Bandung memperkuat sistem keamanan melalui peningkatan patroli, layanan reaksi cepat, pemanfaatan CCTV dan command center, hingga menghidupkan kembali semangat Siskamling atau "warga jaga warga" guna menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pengawasan di lapangan akan dioptimalkan dengan memanfaatkan teknologi yang telah dimiliki pemerintah daerah. Langkah tersebut dilakukan agar respons terhadap laporan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

"Ke depan akan diperkuat patroli, dan layanan reaksi cepat terhadap laporan masyarakat di berbagai titik," kata Farhan, Kamis (23/7/2026).

Farhan menjelaskan, Pemkot Bandung akan mengintegrasikan pemanfaatan CCTV dan command center milik Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Sistem tersebut diharapkan mampu mempercepat pemantauan, koordinasi, dan pengambilan keputusan saat terjadi gangguan keamanan.

"Kota Bandung akan memanfaatkan fasilitas CCTV dan command center yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan maupun Dinas Komunikasi dan Informatika," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan melengkapi sejumlah titik rawan dengan pengeras suara sebagai sarana memberikan peringatan atau imbauan langsung kepada masyarakat apabila diperlukan.

"Termasuk melengkapi fasilitas tersebut dengan pengeras suara, untuk memberikan peringatan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan," katanya.

Untuk memastikan layanan berjalan optimal, Pemkot Bandung juga memperkuat operasional command center dan layanan terkait selama 24 jam penuh.

"Piket di command center maupun layanan terkait akan kembali diperkuat selama 24 jam," ungkap Farhan.

Koordinasi dengan Polda Jabar

Dalam menjaga situasi keamanan di Bandung Raya, Farhan menyebut koordinasi dengan aparat kepolisian terus ditingkatkan. Menurutnya, Polda Jawa Barat telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kamtibmas di seluruh Polres wilayah Bandung Raya untuk memperkuat pengamanan.

"Polda Jawa Barat saat ini telah membentuk Satgas Kamtibmas di seluruh Polres yang berada di wilayah Bandung Raya," ujarnya.

Siskamling Kembali Diaktifkan

Selain mengandalkan teknologi dan aparat keamanan, Pemkot Bandung juga mengajak masyarakat berperan aktif melalui konsep community policing atau polisi masyarakat (Polmas). Farhan menilai konsep tersebut sejalan dengan budaya Siskamling yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Menurutnya, semangat "warga jaga warga" perlu kembali diperkuat untuk menghadapi tantangan keamanan saat ini.

"Konsep ini sebenarnya bukan hal baru, karena sudah lama dikenal masyarakat melalui kegiatan Siskamling atau semangat 'warga jaga warga'," jelasnya.

Farhan menambahkan, pemerintah akan mendukung gerakan tersebut melalui penguatan komunikasi publik, termasuk memanfaatkan media sosial Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penyebaran informasi terkait keamanan dapat berlangsung cepat, akurat, dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Kami akan mendukung langkah tersebut, terutama dengan memanfaatkan kemampuan komunikasi publik dan media sosial yang dimiliki oleh Gubernur Jawa Barat," tandasnya.***


Editor : JakaPermana