Final Dance Competition Jarji Jarbeh Disambut Antusias Masyarakat Kota Bandung
Perhelatan final dance competition bertajuk Jarji Jarbeh yang digelar relawan Ono Surono (Onsu) di Lapangan Tegallega, Kota Bandung, Minggu 3 September 2023 disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Perhelatan final dance competition bertajuk Jarji Jarbeh yang digelar relawan Ono Surono (Onsu) di Lapangan Tegallega, kota bandung, Minggu 3 September 2023 disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Bahkan puluhan emak-emak dan remaja rela datang sejak pagi, demi mengikuti senam pagi yang menjadi rangkaian acara kegiatan tersebut.
Apalagi, sejumlah kader PDI Perjuangan yang berlatar belakang publik figur seperti Junico Siahaan, Thoriq Halilintar, Anang Hermansyah, Ashanty, hingga Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan turut hadir, sehingga semakin memeriahkan acara tersebut.
Ketua DPD PDI Perjuangan Ono Surono menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi terhadap sosok bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo kepada masyarakat. Dimana kegiatan tari modern, musik menjadi salah satu metode yang dibangun oleh relawan dalam membangun citra Gubernur Jawa Tengah tersebut.
"Kami ingin hadirkan sosok Ganjar yang riang gembira dan tentu sosialisasi semacam ini efektif agar rakyat tahu betul profil Ganjar, salah satunya muda dan enerjik yang mempunyai semangat untuk tetap menjaga tubuh juga kebugaran lewat olahraga,” ujarnya di sela-sela acara.
Dia menambahkan, inovasi sejatinya harus dilakukan dalam mengenalkan sosok Ganjar kepada masyarakat dan jangan selalu monoton. Sebab menurutnya, melalui kegiatan hiburan dapat kian membangun kedekatan secara personal.
"Semoga kegiatan semacam ini bisa digelar pula di seluruh Jabar. Biasanya kan kegiatan itu berupa diskusi-diskusi, maka ini menjadi suatu hal yang baru yang dilakukan anak-anak muda yang tergabung dalam relawan. Saya melihatnya pun yang mendaftar dari anak-anak, remaja, sampai orangtua. Persiapannya yang saya tahu itu sebulan tapi antusiasnya begitu luar biasa," imbuhnya.
Dalam kompetisi tari modern ini, total ada 93 peserta yang mendaftar dan hanya 20 terkurasi untuk mengikuti babak final. Nantinya mereka akan memperebutkan juara 1, 2, 3, harapan 1, 2, 3 dan juara favorit, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.
“Nanti ada juri yang menilai secara profesional, dari KORMI. Mereka yang akan menentukan,” ucapnya.
Sementara mengenai musik yang menjadi latar peserta lomba, Ono menerangkan bahwa lagu tersebut merupakan gubahan dari Seniman Sri Krishna Encik. Sebagai upaya menyosialisasikan sosok Ganjar, mengingat Jarji Jarbeh merupakan akronim dari ‘Ganjar Hiji, Ganjar Kabeh’. Dimana kemudian dinyanyikan ulang olehnya dengan genre sedikit Rock.
“Pengarangnya Sri Krishna Encik, kemudian diaransemen ulang oleh relawan anak-anak muda Bandung. Saya latihan sehari (menyanyikan lagu), untuk jadi kampanye melalui lagu,” tandasnya. (Yuliantono)***
Editor : JakaPermana

