Garudayaksa 1 Vs 2 Persib: Luar Biasa Ketua!
NYARIS, Persib Bandung kembali tertunduk lesu usai laga penuh drama di Stadion Pakansari, Minggu (25/10) malam WIB.Untung 'sang ketua' Adam Alis jadi pahlawan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Raut tegang terlihat jelas di wajah pelatih Igor Tolic. Di bangku cadangan, riuh rendah instruksi tak lagi terdengar, berganti dengan helaan napas berat para pemain.
Kehilangan poin setelah sebelumnya takluk dari Madura United adalah skenario buruk yang ingin dihindari. Bobotoh di tribun pun mulai cemas, menanti keajaiban di tengah waktu yang kian menipis Sejak menit pertama, riuh suara Bobotoh memadati stadion, mengubah laga tandang berasa seperti di rumah sendiri. Harapan itu sempat membubung tinggi ketika penyerang asing Mariano Peralta menceploskan gol pembuka di menit ke-16 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.Namun, indahnya sepak bola adalah ketidakpastiannya.
Di babak kedua, Garudayaksa FC yang tak mau dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri, memberikan perlawanan luar biasa hingga akhirnya Jayro Jean berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-65.
Stadion mendadak hening untuk kubu tamu. Di pinggir lapangan, raut tegang Igor Tolic tak bisa disembunyikan.
Waktu terus merayap menuju menit ke-90, dan bayang-bayang hasil imbang yang mengecewakan mulai membayangi pikiran ribuan Memasuki masa injury time (menit 90+2), sebuah skema serangan kilat terbangun.
Bola yang mengalir matang hasil umpan Beckham Putra berhasil dikuasai gelandang bernomor punggung 18 ini. Di tengah kepungan pemain bertahan Garudayaksa yang tampil disiplin sepanjang malam, Adam tidak panik.
Dengan ketenangan luar biasa yang hanya dimiliki pemain sarat pengalaman, Adam Alis melepaskan sebuah tendangan menyusur tanah yang akurat. Bola meluncur mulus melewati jangkauan kiper Dominic Holec dan bersarang tepat di sudut gawang.
Gol! Stadion Pakansari pecah. Emosi yang tertahan sepanjang babak kedua tumpah menjadi selebrasi liar. Sang Ketua, begitu Adam Alis dijuluki, berlari ke sudut lapangan, dipeluk erat rekan-rekannya yang tampak begitu lega. Gol dramatis itu mengunci kemenangan 2-1 bagi Maung Bandung.
Bagi Persib, gol Adam Alis bukan sekadar penentu tiga angka untuk mendongkrak posisi di klasemen. Gol itu adalah suntikan moral, sebuah pembuktian tentang mentalitas petarung sejati yang menolak menyerah sebelum peluit panjang berbunyi.
Maung Bandung kini menempati posisi kelima klasemen sementara Super League dengan 13 poin dari tujuh laga. Mereka masih terpaut dua poin dari Persija di puncak klasemen yang baru memainkan enam pertandingan.
Kemenangan, juga jadi suntikan moral berharga untuk skuat besutan Igor Tolic yang harus langsung mengalihkan fokus ke laga melawan Melbourne Victory FC di ajang AFC Champions League (ACL) Two, Rabu (28/10) mendatang.
Susah Payah Bagi Pelatih Persib Bandung, kemenangan 2-1 atas Garudayaksa begitu berarti di tengah himpitan jadwal yang begitu 'menyiksa'. Di sepanjang Oktober ini, Maung Bandung harus bertarung dengan rata-rata jeda waktu kurang dari empat hari.
Tak hanya itu, Igor sudah membaca permainan spartan Garudayaksa yang juga ingin bangkit dari keterpurukan setelah pada laga sebelumnya takluk 0-5 dari tuan rumah Bali United.
“Mereka bermain di kandangnya, mereka kalah di pertandingan terakhir 5-0, jadi mereka akan habishabisan," ungkapnya.
Tolic kini menatap lagalaga selanjutnya dengan masa recovery yang masih sangat singkat. Setelah menjamu Melbourne Victory pada Rabu (28/10) mendatang, Persib juga sudah ditunggu Isanmulang pada Minggu (1/11) sebelum giliran terbang ke Australia untuk meladeni Melbourne Victory di kandangnya, Rabu (4/11).
"Orang-orang mengatakan ada tujuh pertandingan pada Oktober, tetapi sebenarnya bukan tujuh, melainkan 10 pertandingan karena tiga laga berikutnya juga harus kami jalani dalam tujuh hari. Jadi, masih ada berapa pertandingan lagi? Lima. Kami masih memiliki lima pertandingan hingga 8 November," pungkas Tolic. (bsf)
Editor : Inilahkoran
