Koordinasi Ciremai, Panggung Komunikasi Dedi

LANGKAH Dedi menangani karhutla menuai penilaian positif. Komunikasi lintas instansi menjadi kuncinya.

Koordinasi Ciremai, Panggung Komunikasi Dedi
NILAI TAMBAH: Keterlibatan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam penanganan karhutla di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Kabupaten Kuningan, dinilai menjadi nilai tambah.(ANTARA)

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, tak hanya menjadi ujian bagi upaya pemadaman.

Keterlibatan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam mengoordinasikan penanganan bersama pemerintah pusat dan jajaran TNI juga menjadi sorotan dari sisi komunikasi pemerintahan.

Pakar komunikasi politik Universitas Islam Bandung (Unisba), Muhammad E Fuady, menilai langkah tersebut menjadi nilai tambah bagi Dedi.

Koordinasi lintas instansi yang dilakukan dinilai memperlihatkan bagaimana komunikasi yang efektif dapat mendukung percepatan penanganan bencana sekaligus membentuk persepsi publik terhadap kepemimpinan.

Menurut Fuady, upaya penanganan kebakaran di kawasan Gunung Ciremai membutuhkan dukungan banyak pihak. Medan yang sulit dijangkau melalui jalur darat membuat koordinasi menjadi bagian penting untuk memastikan pemadaman berjalan efektif.

"Apalagi tampaknya kemarin dalam penanganan Karhutla di Ciremai itu kan dia menunjukkan komunikasi yang efektif, ya. Berkoordinasi dengan pihak pusat iya, dengan Mensesneg, kemudian dengan Seskab, lalu dengan Panglima TNI dan KASAU, sehingga penanganan kebakaran juga bisa lebih cepat," kata Fuady saat dihubungi INILAH, Minggu (25/10).

Bagi Fuady, keterlibatan langsung kepala daerah dalam penanganan bencana memperlihatkan kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi penting ketika persoalan di lapangan tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan satu instansi.

Ia menilai, terlepas dari berbagai kontroversi yang menyertai Dedi, penanganan karhutla di Gunung Ciremai dapat menjadi catatan positif dalam rekam jejak komunikasi pemerintahannya.

"Nah, itu tuh menjadi, apa ya? Akhirnya kan publik juga melihat role model, ya, untuk pemimpin yang ya terlepas dari berbagai kontroversi atau isu KDM, ya, dia berhasil menunjukkan hal tersebut, untuk penanganan dia berhasil," ujarnya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi turun langsung memimpin penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai. Salah satu upaya yang dilakukan ialah pemadaman melalui helikopter atau water bombing. Serangkaian langkah tersebut berhasil memadamkan api yang membakar kawasan taman nasional itu.

Setelah pemadaman, perhatian beralih pada upaya mencegah kebakaran kembali terjadi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan modifikasi cuaca untuk memicu hujan di kawasan Gunung Ciremai.

(yuliantono/gin)


Editor : Inilahkoran