Gawat! Tiga Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Truk Tambang di Bogor

Truk tambang kembali merenggut nyawa di Kabupaten Bogor. Kali ini di Desa Cibokor, Leuwisadeng.

Gawat! Tiga Nyawa Melayang dalam Kecelakaan Truk Tambang di Bogor
Ilustrasi truk tambang yang melintasi wilayah Kabupaten Bogor.

INILAHKORAN, Cibinong – truk tambang kembali merenggut nyawa di kabupaten bogor. Kali ini di Desa cibokor, leuwisadeng.

Tak kurang dari tiga nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tambang di Desa Cibokor, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor itu. Kecelakaan terjadi pada Minggu 7 Januari 2024 sekitar pukul 13.15 WIB.

Tiga orang itu meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) di Desa Cibokor, Leuwisadeng. Kecelakaan ini menambah panjang daftar nyawa melayang di jalur tambang Kabupaten Bogor.

Kecelakaan lalu lintas di Desa Cibokor, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor menewaskan tiga orang pada Minggu, 7 Januari 2024 siang sekitar pukul 13.15 WIB 

Informasi yang didapatkan dari Polres Bogor menyebutkan tiga orang yang tewas di TKP itu adalah dua pengendara motor dan seorang warga sekitar yang kesetrum aliran listrik.

“Akibat kecelakaan lalu lintas antara truk fuso pengangkut bahan tambang dan pengendara motor, tiga orang tewas,” kata Kanit Laka Lantas Polres Bogor Ipda Angga.

Angga menambahkan selain menabrak kendaraan roda dua atau motor, truk fuso pengangkut tambang juga menabrak tiang listrik.

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri berupaya menegakkan tegas aturan truk tambang. Tapi, penegakan itu sempat memicu konflik dengan pengemudi truk.

Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengungkapkan bahwa peristiwa cekcok antara personel Dinas Perhubungan (Dishub) dengan sopir truk atau angkutan khusus tambang di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan wujud dari penegakan aturan.

“Prinsipnya adalah penegakan aturan,” ungkapnya di Cibinong, Bogor, Jumat.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor akan memperkuat kolaborasi dengan TNI-Polri untuk memperketat pengawasan serta mengantisipasi aksi susulan dari sopir truk tambang.

“Senantiasa berkoordinasi dengan aparat di wilayah dalam hal ini TNI dan Polri,” kata Asmawa yang juga Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

Sementara, Kepala Dishub Kabupaten Bogor Agus Ridhallah menjelaskan duduk perkara mengenai cekcok antara personelnya dengan sopir truk atau angkutan khusus tambang.

Ia menyebutkan, peristiwa yang videonya beredar luas di media sosial itu terjadi di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (4/1) sekitar pukul 16.10 WIB.

Menurut dia, kejadian tersebut berawal ketika personel Dishub melakukan penertiban sesuai yang diatur dalam Perbup Nomor 56 Tahun 2023 tentang pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang khusus tambang.

Agus menyebutkan, anggota mencoba memutar balik truk tambang dari arah Kabupaten Tangerang menuju Kabupaten Bogor dengan alasan sudah di luar jam operasional, yakni pukul 13.00 WIB-16.00 WIB.

"Terdapat seorang pengemudi berinisial ME yang tidak terima ketika diarahkan untuk putar balik,” ungkap Agus. (reza zurifwan)


Editor : Zulfirman