Kuasa Hukum Doddy Sudrajat Minta Pihak Luar Tak Ikut Campur Masalah Kliennya dengan Haji Faisal
Pengacara pihak Doddy Sudrajat dan Haji Faisal sudah mulai berkomunikasi terkait penyelesaian konflik yang terjadi antara dua kakek Gala Sky
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pengacara pihak Doddy Sudrajat dan Haji Faisal sudah mulai berkomunikasi terkait penyelesaian konflik yang terjadi antara dua kakek Gala Sky tersebut.
Terjalinnya komunikasi antar dua belah pihak melalui pengacara diungkapkan langsung oleh kuasa hukum Doddy Sudrajat, Djamaluddin.
Djamaluddin mengatakan dirinya dan pihak kuasa hukum Haji Faisal sudah membahas soal adanya pertemuan agar kedua belah pihak bisa menyelesaikan masalah dengan baik.
Baca Juga: Korban si Ayah di Padalarang Memperkosa Anak Kandung Menderita Penyakit Seksual Menular
Dengan dilakukannya usaha penyelesaian ini, Djamaluddin meminta pihak luar agar tak mencampuri permasalahan kliennya dengan Haji Faisal.
Dia menuding pihak luar tak menyukai jika kedua keluarga menjalin hubungan baik dan harmonis. Yang justru malah memperkeruh suasana.
"Mungkin saja ada pihak-pihak yang kurang begitu senang dengan adanya romantisme yang akan dibangun dua keluarga ini," kata Djamaluddin dikutip dari kanal YouTube ESGE Entertainment, Kamis, 3 Februari 2022.
Baca Juga: Soal Nasib Pemain Persib yang Terpapar Covid 19, Umuh Muchtar: Tidak Ada Sanksi!
Dia mengungkapkan bahwa perselisihan antara Doddy Sudrajat dan Haji Faisal ini seolah terus di gemborkan.
"Makanya ini diulek-ulek terus udah kayak rujak, tapi insyaallah mudah-mudahan saya berharap ada kesadaran dari kita semua dan pihak-pihak lain," ungkapnya.
Djamaluddin pun mulai berasumsi adanya pihak tertentu yang turut campur dalam masalah Doddy Sudrajat dan Haji Faisal, menurutnya memiliki niat yang baik.
Baca Juga: Kabar Terbaru Persib! Dokter Tim Ungkap Kondisi Para Pemain yang Terpapar Covid 19
Namun dia menyayangkan cara yang dilakukan pihak tertentu itu justru tidak tepat sehingga malah memperuncing keadaan.
"Mungkin ada niat baik, tapi caranya kurang baik, sehingga memperuncing keadaan," beber Djamaluddin.***
Editor : inilahkoran


