Jadi Salah Satu Trainee Idol K-Pop yang Sukses, Jisoo BLACKPINK: Saya Tidak Ingin Berhenti di Tengah Jalan

Jisoo BLACKPINK jadi salah satu trainee YG Entertainment yang sukses menjadi diol K-Pop bersar karena tidak pernah mau menyerah.

Jadi Salah Satu Trainee Idol K-Pop yang Sukses, Jisoo BLACKPINK: Saya Tidak Ingin Berhenti di Tengah Jalan
Jadi Salah Satu Trainee Idol K-Pop yang Sukses, Jisoo BLACKPINK: Saya Tidak Ingin Berhenti di Tengah Jalan.

INILAHKORAN, Bandung - Jisoo BLACKPINK saat ini menjadi salah satu dari sekian banyak idol K-Pop yang sukses meniti karir di industri hiburan.

Dari sekian banyak selebritas di dunia ini, Jisoo BLACKPINK dapat dengan yakin mengatakan bahwa dia adalah salah satu yang paling sukses.

Jisoo tidak hanya merilis beberapa lagu hit dengan BLACKPINK, dia juga menjadi model yang sangat dicari yang mewakili merek mewah seperti Cartier dan Dior.

Tapi tahukah Anda bahwa dia tidak selalu bermimpi untuk bergabung dengan industri hiburan.

Baca Juga: Mantan Member 9MUSES Keumjo Akan Menikah dengan Baek Kim Bum pada Musim Gugur

Pemeran utama drama 'Snowdrop' itu menceritakan masa lalunya dalam sebuah wawancara dengan majalah Amerika Rolling Stone.

Jisoo menjelaskan bahwa bahkan sampai SMA, dia tidak yakin dengan apa yang ingin dia kejar.

Bahkan, teman-temannya sejak saat itu mengharapkan Jisoo memiliki pekerjaan yang sederhana dan bebas.

"Sejujurnya, aku tidak tahu aku akan melakukan hal seperti ini. Teman-teman SMA saya, yang mengenal saya dengan baik, masih bingung bahwa saya melakukan pekerjaan ini, dan melakukannya dengan baik. Mereka mengira saya akan hidup sederhana, bebas, melakukan apa pun yang saya inginkan," kata Jisoo.

Baca Juga: Ini 30 Peringkat Reputasi Merek Bintang Film Bulan Mei, Dipuncaki Kang Soo Yeon dan Ma Dong Seok

Sebagai seorang anak, dia selalu mempertanyakan masa depannya. Dia tidak pernah tahu apa yang ingin dia lakukan dengan hidupnya, itulah sebabnya Jisoo memandang orang-orang yang memiliki gagasan yang jelas tentang impian mereka.

"Saya tidak benar-benar bermimpi menjadi seorang selebriti. Saya tidak memiliki sesuatu yang ingin saya lakukan. 'Apa yang akan saya lakukan di masa depan? Akankah saya menemukan sesuatu yang ingin saya lakukan? 'Sejak saya masih kecil, saya mengagumi orang-orang yang memiliki mimpi yang jelas, yang menyelidiki satu jalan itu. Akankah hari itu tiba ketika saya juga jatuh cinta pada sesuatu?," terang Jisoo.

Jisoo melanjutkan untuk mengakui bahwa dia memiliki kecenderungan untuk cepat bosan.

Menyerupakannya dengan berolahraga ketika tubuh tidak berubah, dia menjelaskan bahwa dia tidak ahli dalam menahan periode stagnasi.

Baca Juga: Hiatus Sementara Waktu, DK BLANK2Y Jalani Operasi Usus Buntu Akut

"Bagi saya, periode jatuh untuk sesuatu cenderung cukup singkat. Saya mudah bosan," jelas Jisoo.

"Misalnya, ketika Anda berolahraga, ada periode stagnasi ketika tubuh Anda tidak berubah dan jika Anda menahannya, tubuh Anda berubah menjadi lebih baik. Saya tidak pandai bertahan dalam periode stagnasi ini. Jadi saya selalu mengagumi orang-orang yang bisa mengatasi itu, dan melangkah lebih tinggi," lanjutnya.

Tapi bagaimanapun juga, Jisoo memiliki satu kekuatan yang tidak dimiliki banyak orang lain, penolakannya untuk menyerah.

Ketika peserta pelatihan lain menyerah di tengah jalan dan kembali ke rumah, dia menolak untuk melihat akhir yang sama.

Baca Juga: Son Ye Ji Dilaporkan Telah Dituntut oleh Perusahaan yang Pernah Didukungnya Karena Hal Ini

Dia memutuskan untuk bertahan dalam periode pelatihan yang keras, dan kerja kerasnya akhirnya memberinya tempat di BLACKPINK.

"Saya pikir saya bisa bertahan dalam perjalanan ini, setengahnya karena penolakan untuk menyerah. Saya tidak ingin berhenti di tengah jalan. Saya akan melihat anak-anak lain (trainee) jatuh dalam kompetisi dan pulang. Dan saya menolak untuk menyerah. Saya ingin bertahan sampai akhir," terang Jisoo.

Kesabaran, kekuatan, dan ketekunan Jisoo hanyalah beberapa alasan mengapa dia berhasil melebihi peserta pelatihan lainnya.

Kemungkinan lain adalah kepribadiannya yang ceria dan menyenangkan, yang dapat dikaitkan dengan cara orang tuanya membesarkannya.***


Editor : inilahkoran