Agensi FTISLAND Angkat Sura Terkait Rumor Idola-nya Jadi Pelaku Voice Phishing

Agensi FTISLAND angkat suara terkait mantan member idola-nya yang diduga jadi aktor pelaku penipuan voice phishing.

Agensi FTISLAND Angkat Sura Terkait Rumor Idola-nya Jadi Pelaku Voice Phishing
Agensi FTISLAND Angkat Sura Terkait Rumor Idola-nya Jadi Pelaku Voice Phishing.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, aktor 'A' yang diduga mantan member FTISLAND telah mengaku jadi pelaku kejahatan voice phishing.

Aktor A, yang diduga mantan member FTISLAND, menarik perhatian setelah menyerahkan diri karena melakukan penipuan voice phishing.

Dilaporkan pada 12 Juli 2022, bahwa seorang aktor (A) dari grup idola terkenal menyerahkan diri ke polisi setelah tidak sengaja berpartisipasi dalam kejahatan voice phishing.

Baca Juga: Salah Satu Member FTISLAND Dirumorkan Jadi Idola Grup Terkenal Pelaku Voice Phishing?

Seorang pejabat dari agensi A memberikan penjelasannya dalam panggilan telepon dengan Sports Seoul pada hari yang sama.

“Beberapa benar, tetapi ada beberapa bagian yang tidak,” ungkap agensi FTISLAND.

“Benar A mendapat pekerjaan melalui rekomendasi seorang kenalan, tetapi tidak benar dia mengalami kesulitan ekonomi. Baru sekitar empat hari sejak dia mulai bekerja di sana,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Sengaja Terlibat Kejahatan Voice Phishing, Idola Grup Terkenal Menyerahkan Diri ke Kepolisian

“Wawancara dilakukan secara non-tatap muka karena situasi Covid-19, tetapi sehari setelah dia bergabung dengan perusahaan, saya merasakan sesuatu yang aneh tentang hal itu,” lanjutnya.

“Perusahaan voice phishing memintanya untuk mendapatkan uang dari investor yang tidak dapat melakukan setoran tunai," tuturnya.

"Begitu A menerima uang dari korban, dia langsung pergi ke kantor polisi. Berkat A, polisi dapat menangkap organisasi voice phising dan mencegah kerusakan,” katanya.

Baca Juga: Kim Jin Woo WINNER Dinyatakan Positif Covid-19 di Tengah Promosi Comeback 'HOLIDAY'

Sejak saat itu, korban dan polisi dilaporkan mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada pejabat agensi A.

A juga mengungkapkan bahwa polisi menyarankannya menjadi duta untuk mencegah voice phishing.

Sebelumnya, Kantor Polisi Yeoju di Provinsi Gyeonggi mengumumkan pengakuan A.

Baca Juga: Sikap Kami: Brigadir J dan Survei

“Saya menerima 6 juta won (Rp68 juta) dari korban kejahatan voice phishing suara,” pengakuan tersangka A.

Tersangka, yang menderita kesulitan keuangan, mulai bekerja 'pekerjaan paruh waktu bergaji tinggi' di sebuah perusahaan.

Begitu dia mulai bekerja, A menyadari bahwa itu adalah kejahatan voice phishing dan segera mengunjungi kantor polisi untuk membuat pernyataan.

Baca Juga: Rachel Yonina Siswi SMAN 3 Bandung Pernah Meraih 9 Medali

Sejak itu, Kantor Gyeonggi Selatan Gyeongchang, yang menerima kasus tersebut, menemukan bahwa ada dua kasus serupa lagi.

Dimulai dengan laporan A, tiga kaki tangan voice phishing lainnya dapat ditangkap.

Sedangkan menurut sebuah artikel dari The Fact, A adalah member dari FTISLAND, boy grup Generasi 2 yang terkenal.***


Editor : inilahkoran