Dinilai Diskriminasi, Netizen Kesal Kurangnya Rap Jennie di MV Baru BLACKPINK 'Ready For Love'
Netizen dan penggemar Jennie marah karena tidak ada bagian rap Jennie di MV baru BLACKPINK 'Ready For Love' dan dinilai diskriminasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Girl grup ternama BLACKPINK akhirnya merilis MV 'Ready For Love' setelah lama hiatus pada Jumat, 29 Juli 2022.
Namun, penggemar Jennie malah marah-marah setelah MV baru BLACKPINK 'Ready for Love' dirilis.
Meski menjadi MV CGI, lagu kolaborasi baru BLACKPINK dengan PUBG Mobile 'Ready For Love', sangat dinantikan.
Namun, setelah perilisan lagu tersebut, para penggemar mengungkapkan kemarahan atas dugaan diskriminasi daripada antusiasme.
Baca Juga: Haters Kirim Komentar Kebencian, MIDZY Dukung Lia ITZY dengan hastag #ApopogizeToLia
Dalam MV baru mereka 'Ready For Love' yang dirilis pada 29 Juli 2022, BLACKPINK muncul dalam bentuk karakter AI, tetapi tetap bernyanyi dengan suara asli mereka.
Oleh karena itu, kolaborasi dengan PUBG Mobile masih dianggap sebagai pra-rilis menjelang comeback BLACKPINK.
Namun, segera setelah rilis, penggemar BLACKPINK mulai berdebat tentang distribusi baris lagu tersebut.
Menurut mereka, tidak mengherankan melihat waktu bernyanyi Rose yang lama karena dia adalah vokalis utama, tetapi Jennie memiliki sedikit atau tidak ada garis rap meskipun menjadi rapper utama.
Baca Juga: Dipuncaki Park Eun Bin, Berikut 30 Peringkat Reputasi Merek Bintang Korea di Bulan Juli
Sementara itu, Lisa mendapat bagian rap paling banyak meskipun menjadi penari utama grup.
Distribusi line-nya, bagaimanapun, Jennie berada di peringkat terakhir di antara member BLACKPINK.
Berbagai netizen mulai mengungkapkan bahwa karena Jennie adalah rapper utama grup, dia harus bertanggung jawab atas bagian rap.
Beberapa penggemar Jennie bahkan mulai menyerang Lisa atas hal ini, mengklaim bahwa Lisa 'mencuri' dialog Jennie.
Baca Juga: Dipuncaki Bintang 'Extraordinary Attorney Woo', Ini 30 Peringkat Reputasi Aktor Drama Bulan Juli
Sementara itu, penggemar Lisa juga merasa marah karena Lisa memiliki bagian paling sedikit dalam lagu tersebut.
Namun secara keseluruhan, sebagian besar kritik diarahkan ke agensi BLACKPINK YG Entertainment, dengan netizens menyatakan bahwa perusahaan seharusnya mempertimbangkan ketika menetapkan bagian menyanyi.
Daripada mengacaukan jalur distribusi, YG Entertainment seharusnya membiarkan para member melakukan bagiannya masing-masing, kata fans.
Selain distribusi garis, kemunculan model 3D BLACKPINK juga menimbulkan kontroversi.
Baca Juga: Mengerikan! Ini Hukuman Mematikan Bagi Warga Korea Utara yang Ketahuan Menonton Drakor
Bagi sebagian besar penggemar, gambar tersebut terlihat agak konyol dan bahkan mirip dengan para member.
Beberapa bahkan membandingkan CGI BLACKPINK dengan rekan-rekan ae dari girl grup aespa.***
Editor : inilahkoran


