Gegara Mulut Lebay Lautaro Martinez, Inter Milan Bisa Kehilangan Dua Pemain Kunci, Siapa Lagi Selain Calhanoglu?
Gara-gara mulut lebay Lautaro Martinez, Inter Milan bisa kehilangan dua pemain kunci sekaligus. Selain Hakan Calhanoglu, siapa lagi?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, London – Gara-gara mulut lebay Lautaro Martinez, Inter Milan bisa kehilangan dua pemain kunci sekaligus. Selain Hakan Calhanoglu, siapa lagi?
Hakan Calhanoglu tampaknya ditakdirkan untuk meninggalkan Inter Milan. Besar kemungkinan dia bakal berpisah dengan I Nerazzurri setelah menjadi sasaran kecaman kapten Lautaro Martinez.
Peristiwa itu memuncaki kegagalan Inter Milan lolos ke perempat final Piala Dunia Antarklub. Lautaro Martinez mengecam Hakan Calhanoglu yang dia nilai tak sungguh-sungguh membela Inter Milan.
La Gazzetta dello Sport melaporkan Inter Milan menginginkan 30-40 juta euro untuk melepas playmaker asal Turki tersebut.
Inter Milan telah menginvestasikan lebih dari 70 juta euro untuk merekrut pemain baru di musim panas. Tetapi diperkirakan mereka akan menjual beberapa pemain musim panas ini untuk menutupnya.
Gazzetta dello Sport mengonfirmasi bahwa perselisihan terkini antara Hakan Calhanoglu dan Lautaro Martinez pasti akan berujung pada kepergian gelandang Turki tersebut.
Namun, situasi transfernya sama seperti bulan lalu, karena Inter masih belum menerima tawaran dari Galatasaray dan telah menetapkan harga yang tinggi, antara 30-40 juta euro.
Gazzetta mengonfirmasi bahwa Inter akan mendengarkan tawaran untuk Yann Bisseck dan harus memutuskan apakah akan mempertahankan atau menjual Davide Frattesi, yang telah menarik minat dari Atletico Madrid.
Tak hanya Hakan Calhanoglu, Denzel Dumfries juga bisa mengakhiri perjuangannya bersama Inter Milan.
Dumfries baru saja menikmati musim terbaiknya di Stadio Giuseppe Meazza dengan torehan 11 gol dan enam assist dalam 45 penampilan di semua kompetisi, kecuali Piala Dunia Antarklub.
Bek kanan asal Belanda itu memiliki klausul 30 juta euro dalam kontraknya, yang dapat diaktifkan pada paruh pertama bulan Juli. Inter tetap waspada meski belum ada klub yang mendekati pemain berusia 29 tahun itu. (*)
Editor : Zulfirman


