Grab Indonesia Luncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk Wisatawan di 9 Kota Secara Serentak
Secara serentak Grab Indonesia meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan Grab untuk Wisatawan di sembilan kota. Selain Jakarta, laman itu pun diperkenalkan di Yogyakarta, Labuan Bajo, Medan, Batam, Surabaya, Bandung, Lombok, Manado.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Jakarta - Secara serentak Grab Indonesia meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan Grab untuk Wisatawan di sembilan kota. Selain Jakarta, laman itu pun diperkenalkan di Yogyakarta, Labuan Bajo, Medan, Batam, Surabaya, Bandung, Lombok, Manado.
Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, Pusat Keamanan dan Keselamatan yang diluncurkan itu berupa sebuah laman berisi ragam informasi lengkap seperti kontak darurat, daftar alamat kantor kepolisian & kedutaan, daftar rumah sakit, dan sambungan telepon 24 jam khusus untuk laporan terkait kekerasan seksual.
Menurutnya, laman Pusat Keamanan dan Keselamatan tersebut dapat diakses melalui aplikasi Grab dan kunjungan ke tautan grb.to/pusatkeamananturisjakarta, yang tersedia dalam bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, Korea, dan akan tersedia dalam bahasa asing lainnya.
“Sebagai perusahaan ride-hailing yang banyak digunakan wisatawan mancanegara dan domestik, kami mengemban tanggung jawab yang tinggi untuk membantu mereka mendapatkan pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama di Indonesia," kata Neneng, Kamis 11 Juli 2024.
Dia menegaskan, inisiatif mengembangkan Pusat Keamanan dan Keselamatan itu bukan hanya tentang meningkatkan keamanan dan keselamatan, namun juga tentang membangun kepercayaan.
"Kepercayaan bahwa ketika Anda memilih Grab, Anda memilih layanan yang berkomitmen dan peduli terhadap keamanan dan keselamatan dalam perjalanan Anda bersama kami,” imbuhnya.
Hingga saat ini, Pusat Keamanan dan Keselamatan Grab untuk Wisatawan telah tersedia di sepuluh kota dalam Bahasa Indonesia, Inggris, Mandarin, dan Korea. Grab akan terus berinovasi mengembangkan fitur tersebut untuk menjangkau wilayah yang lebih luas.
"Selain meluncurkan laman tersebut, kami juga telah melakukan langkah signifikan dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna, seperti menghadirkan fitur Audio Protect yang dapat merekam percakapan mitra driver dan pengguna, menyelenggarakan pelatihan keselamatan untuk ratusan ribu mitra pengemudi kami di Indonesia, serta mewajibkan pelatihan antikekerasan seksual bagi seluruh mitra pengemudi,” tuturnya.
Cara mendapatkan informasi layanan dari laman itu pun diakuinya cukup mudah. Wisatawan hanya perlu melakukan beberapa langkah sederhana berikut ini melalui aplikasi Grab yakni sebagai berikut:
- Pertama, buka aplikasi Grab yang ada di ponsel pengguna.
- Selanjutnya, pergi ke akun Profil pengguna, kemudian pilih bagian Pusat Bantuan/Help Center.
- Pilih artikel Pusat Keamanan dan Keselamatan Grab bagi Wisatawan dan akan diarahkan secara langsung ke halaman utama.
- Selanjutnya, pengguna dapat memilih secara langsung bantuan yang dibutuhkan seperti Grab Call Center, nomor kontak darurat, layanan dan daftar alamat kantor kepolisian dan kedutaan, daftar alamat fasilitas kesehatan dan telekonsultasi melalui GrabHealth, serta hotline Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129.
Saat wisatawan mengakses laman itu untuk mencari lokasi dan alamat kantor polisi maupun fasilitas kesehatan, mereka cukup menekan ikon Motor ataupun Mobil untuk secara otomatis memesan layanan transportasi Grab untuk pengantaran ke tujuan tersebut.
Sementara itu, dalam seremoni peluncurannya Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengapresiasi pengembangan Pusat Keamanan dan Keselamatan yang dilakukan Grab Indonesia.
“Kami mengapresiasi inisiatif Grab dalam menyediakan fitur Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk wisatawan di Jakarta. Dengan inovasi yang memanfaatkan teknologi keamanan dan keselamatan, kami percaya ini akan semakin memberikan kenyamanan bagi wisatawan selama di Jakarta. Hal ini juga sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota yang aman dan ramah wisatawan,” jelas Heru, Rabu 10 Juli 2024.
“Kami turut menyaksikan saat pertama kali Grab meluncurkan Pusat Keamanan dan Keselamatan untuk Wisatawan pada akhir tahun lalu di Bali, dan mengapresiasi komitmen berkelanjutan Grab untuk berkolaborasi dalam memperkuat sektor pariwisata dengan menghadirkan fitur tersebut di berbagai kota yang menjadi destinasi wisata favorit," tutur Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Dia menambahkan, meningkatkan keselamatan dan keamanan serta kemudahan dalam mengakses destinasi wisata melalui layanan transportasi adalah kunci utama untuk membangun kepercayaan wisatawan. Langkah ini akan sangat berkontribusi dalam mempercepat pencapaian target 14,3 juta wisatawan mancanegara dan 1,25-1,5 miliar pergerakan wisatawan nusantara pada 2024.***
Editor : Doni Ramdhani


