Hadapi Arus Wisata Nataru, UPT Kebersihan KBB Antisipasi Penumpukan Sampah, Siapkan 3 Armada Fokus di Lembang

Mendekati liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, UPT Kebersihan Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menyiapkan strategi antisipasi untuk mencegah penumpukan sampah.

Hadapi Arus Wisata Nataru, UPT Kebersihan KBB Antisipasi Penumpukan Sampah, Siapkan 3 Armada Fokus di Lembang

INILAHKORAN.ID – Mendekati liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, UPT kebersihan Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menyiapkan strategi antisipasi untuk mencegah penumpukan sampah.

Fokus perhatian ditujukan pada jalan protokol dan kawasan wisata, terutama Lembang.

"Pada momen Nataru, arus wisatawan dari luar Bandung dan Bandung Raya yang datang ke KBB biasanya menjadi perhatian utama," kata Kepala UPT Kebersihan KBB, Imam Fauzi saat dihubungi, Kamis 18 Desember 2025.

Untuk kawasan wisata, jelas Imam, pihaknya telah menempatkan tiga armada truk sampah di Lembang, disertai dengan mobil APSL (Armada Penyapu Jalan) dan cator (alat pengumpul sampah).

"Kita standby kan personel dan armada di Lembang agar sampah bisa segera diangkut. Jangan sampai kita mengalami yang sama seperti di Tangerang yang ada penumpukan sampah di jalan protokol, mudah-mudahan KBB tidak sampai seperti itu," jelasnya.

Sebelum Nataru, terang Imam, UPT Kebersihan telah melakukan pemetaan titik-titik rawan penumpukan sampah. Beberapa daerah yang menjadi prioritas adalah RW 9 Pataruman, Paronpong, dan Ciwaruga.

"Di RW 9 Pataruman, ada TPS yang sering buang sampah sembarangan oleh orang lewat. Besok Sabtu, kita akan melakukan operasi untuk membersihkan dan menata ulang area itu agar tidak mengganggu lingkungan," terangnya.

"Untuk Parompong dan Ciwaruga, kita sudah berkoordinasi dengan RW untuk antisipasi," sambungnya.

Saat ditanya tentang kondisi armada, Imam mengakui bahwa UPT memiliki 38 unit armada pengangkut sampah, namun hanya 34 yang masih layak beroperasi. Beberapa armada sudah tua dan sering mengalami kerusakan.

"Kita sudah menyampaikan ke Pak Bupati dan Wakil Bupati saat kunjungan ke TPA Sarimukti kemarin Kamis minggu lalu tentang kebutuhan penambahan armada," bebernya.

"Alhamdulillah beliau mendengarkan dengan serius, in syaa Allah, tahun 2026 bisa ada penambahan armada baru, termasuk pengadaan beko untuk penunjang pengelolaan sampah di TPA," ujarnya.

Sementara terkait kondisi TPA Sarimukti, Imam memastikan bahwa zona pengelolaan sampah masih aman dan terkontrol.

Hanya saja, ada jalan di dalam TPA yang sedang diperbaiki, yang menyebabkan antrian armada sedikit memanjang.

"Kemarin, armada harus balik arah setelah membuang sampah karena jalan dicor. Tapi secara umum, TPA masih aman dan berjalan normal," tukasnya. *** 


Editor : Ahmad Sayuti