Hadist dan Dalil Adab dalam Bertamu Saat Idul Fitri

Bagi seorang yang diundang, hendaknya memenuhinya sesuai waktunya kecuali ada udzur, seperti takut ada sesuatu yang menimpa dirinya atau aga

Hadist dan Dalil Adab dalam Bertamu Saat Idul Fitri
Hadist dan Dalil Adab dalam Bertamu Saat Idul Fitri

INILAH KORAN, Bandung – Saat Idul Fitri dan berkunjung ke rumah keluarga, tidak hanya tuan rumah yang harus bersikap baik, tapi juga tamunya

Dalam Bagi seorang yang diundang, hendaknya memenuhinya sesuai waktunya kecuali ada udzur, seperti takut ada sesuatu yang menimpa dirinya atau agamanya.

Berikut ini hadist Rasulullah SAW tentang adab bertamu;

Baca Juga: Spoiler Military Prosecutor Episode 16: Cha Woo In dan Kang Ha Joon Bersatu Lagi untuk Balaskan Dendam

مَنْ دُعِىَ فَلْيُجِبْ

“Barangsiapa yang diundang maka datangilah!” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

وَمَنْ تَرَكَ الدَّعْـوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُوْلَهُ

“Barang siapa yang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari)

Baca Juga: Ziarah Kubur Saat Idul Fitri, Jenazah Bisa Mendengar Doa? Buya Yahya: Rasulullah yang Menjawab

Masuk dengan seizin tuan rumah, begitu juga segera pulang setelah selesai memakan hidangan, kecuali tuan rumah menghendaki tinggal bersama mereka, hal ini sebagaimana dijelaskan Allah ta’ala dalam firman-Nya:

يَاأََيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لاَ تَدْخُـلُوْا بُيُـوْتَ النَّبِي ِّإِلاَّ أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَـعَامٍ غَيْرَ نَاظِـرِيْنَ إِنهُ وَلِكنْ إِذَا دُعِيْتُمْ فَادْخُلُوْا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِـرُوْا وَلاَ مُسْتَئْنِسِيْنَ لِحَدِيْثٍ إَنَّ ذلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى النَّبِيَّ فَيَسْتَحِي مِنْكُمْ وَاللهُ لاَ يَسْتَحِي مِنَ اْلحَقِّ

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Rasul kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak makanannya! Namun, jika kamu diundang, masuklah! Dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan! Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Rasul. Lalu, Rasul malu kepadamu untuk menyuruh kamu keluar. Dan Allah tidak malu menerangkan yang benar.” (Qs. Al Azab: 53).

Baca Juga: PT Bandung Kabulkan Vonis Mati untuk Pelaku Pencabulan di Sukabumi

Dalam hadist dan dalil diatas menjelaskan bahwa dalam bertamu, ada adab yang harus diketahui dan dilakukan supaya bisa sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran