Hadist dan Dalil Adab dalam Bertamu Saat Idul Fitri
Bagi seorang yang diundang, hendaknya memenuhinya sesuai waktunya kecuali ada udzur, seperti takut ada sesuatu yang menimpa dirinya atau aga
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH KORAN, Bandung – Saat Idul Fitri dan berkunjung ke rumah keluarga, tidak hanya tuan rumah yang harus bersikap baik, tapi juga tamunya
Dalam Bagi seorang yang diundang, hendaknya memenuhinya sesuai waktunya kecuali ada udzur, seperti takut ada sesuatu yang menimpa dirinya atau agamanya.
Berikut ini hadist Rasulullah SAW tentang adab bertamu;
Ù ÙÙÙ Ø¯ÙØ¹ÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙØ¬ÙبÙ
“Barangsiapa yang diundang maka datangilah!” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
ÙÙÙ ÙÙÙ ØªÙØ±ÙÙÙ Ø§ÙØ¯ÙÙØ¹ÙÙÙÙØ©Ù ÙÙÙÙØ¯Ù Ø¹ÙØµÙ٠اÙÙÙÙ ÙÙØ±ÙسÙÙÙÙÙÙÙ
“Barang siapa yang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari)
Baca Juga: Ziarah Kubur Saat Idul Fitri, Jenazah Bisa Mendengar Doa? Buya Yahya: Rasulullah yang Menjawab
Masuk dengan seizin tuan rumah, begitu juga segera pulang setelah selesai memakan hidangan, kecuali tuan rumah menghendaki tinggal bersama mereka, hal ini sebagaimana dijelaskan Allah ta’ala dalam firman-Nya:
ÙÙØ§Ø£ÙÙÙÙÙÙÙØ§ اÙÙÙØ°ÙÙÙÙ٠آ٠ÙÙÙÙÙØ§ ÙØ§Ù ØªÙØ¯ÙØ®ÙÙÙÙÙÙØ§ بÙÙÙÙÙÙØªÙ اÙÙÙÙØ¨ÙÙ ÙÙØ¥ÙÙØ§Ù٠أÙÙÙ ÙÙØ¤ÙذÙÙÙ ÙÙÙÙ٠٠إÙÙÙÙ Ø·ÙÙØ¹Ùا٠٠غÙÙÙØ±Ù ÙÙØ§Ø¸ÙÙØ±ÙÙÙÙ٠إÙÙÙÙ ÙÙÙÙÙÙÙ Ø¥ÙØ°Ùا Ø¯ÙØ¹ÙÙÙØªÙÙ Ù ÙÙØ§Ø¯ÙØ®ÙÙÙÙÙØ§ ÙÙØ¥ÙØ°ÙØ§ Ø·ÙØ¹ÙÙ ÙØªÙÙ Ù ÙÙØ§ÙÙØªÙØ´ÙÙØ±ÙÙÙØ§ ÙÙÙØ§Ù Ù ÙØ³ÙØªÙØ¦ÙÙÙØ³ÙÙÙÙÙ ÙÙØÙØ¯ÙÙÙØ«Ù Ø¥ÙÙÙ٠ذÙÙÙÙÙ Ù ÙÙØ§ÙÙ ÙÙØ¤ÙذÙ٠اÙÙÙÙØ¨ÙÙÙÙ ÙÙÙÙØ³ÙØªÙØÙÙ Ù ÙÙÙÙÙÙ Ù ÙÙØ§ÙÙÙÙ ÙØ§Ù ÙÙØ³ÙØªÙØÙÙ Ù ÙÙ٠اÙÙØÙÙÙÙ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Rasul kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak makanannya! Namun, jika kamu diundang, masuklah! Dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan! Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Rasul. Lalu, Rasul malu kepadamu untuk menyuruh kamu keluar. Dan Allah tidak malu menerangkan yang benar.” (Qs. Al Azab: 53).
Baca Juga: PT Bandung Kabulkan Vonis Mati untuk Pelaku Pencabulan di Sukabumi
Dalam hadist dan dalil diatas menjelaskan bahwa dalam bertamu, ada adab yang harus diketahui dan dilakukan supaya bisa sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran

