Hadist Penentuan Hilal Puasa Ramadhan, Buya Yahya: Bisa Ikut Pemerintah

Buya Yahya memaparkan hadits terkait penentuan awal bulan atau hilal. Dia menjelaskan bagaimana untuk menggenapkan bulan tersebut.

Hadist Penentuan Hilal Puasa Ramadhan, Buya Yahya: Bisa Ikut Pemerintah
Ilustrasi/ Buya Yahya memaparkan terkait hadits penentuan hilal

INILAHKORAN, Bandung - Penentuan awal puasa Ramadhan bisa dilakukan dengan dua cara. Melihat hilal atau menggenapkan bulan Sya'ban.

Buya Yahya dalam Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan hendaklah seorang muslim berpuasa ketika melihat hilal.

"Kalau hujan, hilal tidak muncul. Maka ikut aturan pemerintah saja," jelas Buya Yahya

Baca Juga: Perluas Manfaat Produk dan Layanan, bank bjb Gandeng NU Jabar

Nabi Muhammad SAW bersabda,

الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً ، فَلاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلاَثِينَ

”Apabila bulan telah masuk kedua puluh sembilan malam (dari bulan Sya’ban, pen). Maka janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal. Dan apabila mendung, sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga  puluh hari.”

Menurut mayoritas ulama, jika seorang yang ‘adl (sholih) dan terpercaya melihat hilal Ramadhan, beritanya diterima. Dalilnya adalah hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma,

Baca Juga: Dua Kali Mangkir, Fakarich Akan Dijemput Paksa Polisi Hari Ini

تَرَاءَى النَّاسُ الْهِلاَلَ فَأَخْبَرْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنِّى رَأَيْتُهُ فَصَامَهُ وَأَمَرَ النَّاسَ بِصِيَامِهِ

“Orang-orang berusaha untuk melihat hilal, kemudian aku beritahukan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa aku telah melihatnya. Kemudian beliau berpuasa dan memerintahkan orang-orang agar berpuasa.”

Ada pula yang berpendapat bahwa penentuan hilal bisa dilakukan pemerintah, karena lebih baik memulai puasa secara berjamaah.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran