Hal Ini Bisa Bikin Suami Mati Syahid, Ustadz Adi Hidayat: Karena Berjuang di Jalan Allah

Seorang suami mati syahid karena melakukan satu hal ini untuk keluarganya. Apa? Simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat berikut ini:

Hal Ini Bisa Bikin Suami Mati Syahid, Ustadz Adi Hidayat: Karena Berjuang di Jalan Allah
Ustadz Adi Hidayat membua rahasia tentang satu hal yang bisa menjadikan seorang suami mati syahid.

INILAHKORAN, Bandung- Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tentang satu hal yang bisa membuat seorang suami mati syahid.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, banyak para suami yang lupa atau bahkan tak paham bahwa ada satu hal yang biasa mereka kerjakan dan bisa membuat mereka mati syahid.

Tak lain, adalah mencari nafkah untuk keluarga. Menurut Ustadz Adi Hidayat, menafkahi keluarga bisa menjadi jalan menuju mati syahid.

Baca Juga: Muhammad Farhan Minta Komisioner KPU Terpilih Jawab Tantang Kerumitan Pemilu 2024

“Jika nanti memperbolehkan istri bekerja, jangan jadi terbalik semua penghasilannya untuk rumah tangga,” jelas Ustadz Adi Hidayat seperti dikutip InilahKoran dari Youtube Al-Akhyar.

Mencari nafkah itu tugas seorang suami. Menurutnya jika niat mencari nafkah ikhlas untuk anak istri maka termasuk jihad fii sabilillah.

“Itu nanti suaminya mati syahid, karena dia sedang berjuang dijalan Allah melalui bekerja mencari nafkah,” tambahnya.

Baca Juga: Ciri Suami Terbaik Menurut Rasulullah, Ustadz Syafiq Riza Basalaham: Lakukan ini di Rumah...

Apabila bekerja tapi tidak diniatkan pada kemaslahatan rumah tangga, sama saja seperti orang yang tidak beriman.

Harus ada pembeda diri dengan yang lain (tidak beriman), yaitu niatkan segala bentuk ikhtiar bekerja menuju jalan ridho Allah SWT.

Siapa yang tidak mau mati dalam keadaan baik atau syahid yang Allah janjikan surga untuknya.

Baca Juga: Jangan Dipukul! Ustadz Syafiq Riza Basalamah Jelaskan Cara Hadapi Istri Menjengkelkan

Apabila benar niatnya ingin mencari nafkah dan berjuang dijalan Allah demi istri dan anaknya, maka suami tersebut mati dalam keadaan syahid.

Tidak perlu takut dengan kematian yang tiba-tiba muncul dalam perjalanan mencari nafkah atau bekerja, justru para suami patut berbahagia.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran