Halo Warga Jabar Catat Tanggalnya, Ada 4000 Lowongan Kerja dari 58 Perusahaan di Job Fair Online

Kabar baik datang bagi warga Jabar khususnya para pencari kerja. Pasalnya, ada 4000 lowongan kerja yang disediakan dalam kegiatan Job Fair Online Jabar 2022, 23 hingga 25 Agustus 2022.

Halo Warga Jabar Catat Tanggalnya, Ada 4000 Lowongan Kerja dari 58 Perusahaan di Job Fair Online
Disnaker Jabar menyiapkan 4000 lowongan kerja dalam kegiatan Job Fair Online 2022

INILAHKORAN, Bandung- Kabar baik datang bagi warga Jabar khususnya para pencari kerja. Pasalnya, ada 4000 lowongan kerja yang disediakan dalam kegiatan Job Fair Online Disnaker Jabar, 23 hingga 25 Agustus 2022.

Sebanyak 4000 lowongan kerja tersebut tersebar di 58 perusahaan yang turut ambil bagian dalam kegiatan Job Fair Online Disnaker Jabar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi mengungkapkan, pihaknya memprediksi pendaftar job fair online pada 23-25 Agustus 2022 dipastikan membludak.

Menurut Rachmat Taufik Garsadi, ada 58 perusahaan asal Jawa Barat turut serta dengan kebutuhan 4000 lowongan kerja, pada job fair kali ini.

Jof Fair Online lanjut Rachmat Taufik, merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia bersama Disnaker Jabar dan tiga provinsi lain, dalam aplikasi Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPkerja).

"Ini job fair, kerjasama dengan Kemnaker bersama empat provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, satu lagi kalau enggak salah sama Kalimantan Barat. Dari kita ada 58 perusahaan, yang membuka 4000 lowongan kerja. Kemungkinan pendaftar kali ini akan membludak,” ujar Taufik kepada INILAHKORAN, Rabu, 24 Agustus 2022.

"Soalnya pengalaman tahun lalu, 3500 lowongan kerja yang dibuka. Perusahaan sampai mengeluh, karena satu lowongan kerja yang daftar ribuan orang. Kemungkinan besar yang sekarang ini sama,” lanjutnya.

Rachmat Taufik mengimbau kepada masyarakat yang melamar pada job fair online, untuk memerhatikan detail sesuai kebutuhan perusahaan. 

Sehingga upaya dilakukan tidak berujung sia-sia dan tak berdampak dengan pelamar lain, yang kompetensinya sesuai kebutuhan perusahaan.

“Banyak sekali pelamar tidak melihat kebutuhan yang dibutuhkan perusahaan. Pokoknya masuk aja, melamar. Sepertinya sekarang juga begitu. Kita harap tidak demikian, soalnya sayang juga karena terlalu banyak ujung-ujungnya belum diproses sama perusahaan. Akhirnya pelamar yang memang sesuai kompetensinya jadi terhambat,” ucapnya.

Guna mengantisipasi persoalan ini pada job fair online yang digelar khusus Disnakertrans Jabar nanti, Taufik mengatakan pihaknya menerapkan fitur tambahan dalam aplikasi Sima Juara (SIJU) dan JabarJawara, untuk menyaring sesuai kebutuhan perusahaan dalam rangka mempermudah pelayanan.

"Makanya kita di aplikasi SIJU dan JabarJawara kasih beberapa fitur untuk tahun sekarang, sehingga ada assessment dulu. Kita filter, sesuai kebutuhan perusahaan baru kita kasih. Tapi untuk data mentah pelamar kita kasih juga ke perusahaan, siapa tahu ada kebutuhan nantinya. Ini dilakukan supaya proses rekrutmen bisa berjalan cepat," terangnya.***(Yuliantono)


Editor : Ghiok Riswoto