Hardi Suhardiman: Warga Duga Hotel Santika dan Botani Square Cemari Kali Ciparigi
Warga Kampung Babakan Fakultas RT 04/05, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah menduga ada pencemaran limbah di aliran kali Ciparigi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Warga Kampung Babakan Fakultas RT 04/05, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah menduga ada pencemaran limbah di aliran kali Ciparigi.
Lurah Tegallega Hardi Suhardiman mengaku, warga kerap merasakan air berbau dari dua pipa pembuangan dari arah mal Botani Square dan Hotel Santika. Bahkan, di pipa kecil kerap keluar cairan putih berbau yang dibuang ke kali Ciparigi.
Hardi membenarkan kedua unit usaha tersebut kerap membuang limbah mereka ke kali Ciparigi di wilayah Tegallega. Meski pihak kelurahan telah melayangkan teguran, hingga kini belum ada langkah nyata dari pihak pengelola.
"Kami sudah melakukan teguran, baik lisan maupun tertulis kepada pihak Botani Square dan Hotel Santika. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan apapun. Mereka masih tetap membuang limbahnya ke sungai," kata Hardi saat meninjau langsung, Kamis (29/4/2026).
Dia memaparkan, dirinya telah meminta hasil uji laboratorium dari pihak hotel untuk memastikan limbah yang dibuang aman bagi lingkungan dan tidak berdampak buruk bagi masyarakat. Permintaan itu didasari atas keluhan warga mengenai aroma tidak sedap yang muncul dari aliran pipa pembuangan tersebut.
"Sampai hari ini, kami belum menerima hasil laboratorium dari Hotel Santika maupun dari Botani Square. Dampaknya bau dan juga otomatis debit air kerap meningkat, karena pipa Botani itu besar sekali," paparnya.
Sedangkan, Ketua RT 05 Dadi Jumadi mengatakan air yang keluar dari pipa pembuangan tersebut mengeluarkan bau yang sangat tidak enak, menyerupai bau septictank. Limbah tersebut tidak keluar setiap hari, melainkan saat ada proses pengurasan air.
"Kualitas airnya itu memang tidak bagus kalau keluar ke sungai. Air limbah itu keluarnya berwarna putih. Ya, terdapat dua pipa pembuangan di lokasi ini, yakni satu pipa kecil dari Hotel Santika dan satu pipa berukuran besar dari Mal Botani Square," tuturnya.
Warga RT 04/04 yang berdekatan dengan kali Ciparigi, Euis Fatimah mengatakan, dirinya dan warga sekitar kerap mencium aroma bau tak sedap ketika aliran air keluar dari pipa pembuangan kecil dan besar.
"Awalnya kami merasakan bau tak sedap, ternyata ada air keluar dari pipa pembuangan yang kecil dan besar. Pihak kelurahan sudah mengecek dan menegur pihak terkait," terangnya.
Sementara itu, pihak manajemen Hotel Santika melalui Marketing Komunikasi (Markom) Ayu memberikan klarifikasi.
Dia menegaskan, seluruh air limbah yang dihasilkan telah melalui proses pengolahan khusus sebelum dibuang. Pihak manajemen mengklaim limbah mereka selalu memenuhi baku mutu yang ditetapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
"Pengecekan dilakukan secara rutin tiap bulan dan hasil tes lab-nya ada," tegas Ayu.
Sedangkan, pihak mal Botani Square belum menjawab ketika diminta keterangan perihal dugaan pembuangan cairan limbah ke sungai Ciparigi.
Editor : Doni Ramdhani

