Harhubnas 2026, Dedie Rachim Minta Dishub Bogor Perketat Pengawasan Keselamatan

Wali Kota Bogor Dedie Rachim meminta Dishub memperketat pengawasan transportasi dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam momentum Harhubnas 2026.

Harhubnas 2026, Dedie Rachim Minta Dishub Bogor Perketat Pengawasan Keselamatan
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat apel peringatan Harhubnas 2026 di kantor Dishub Kota Bogor, Kecamatan Bogor Selatan pada Kamis (24/9/2026).

INILAHKORAN.ID– Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor memperkuat pengawasan dan memastikan Keselamatan masyarakat dalam setiap aktivitas Transportasi di wilayah Kota Bogor.

Hal tersebut disampaikan Dedie usai menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 tingkat Kota Bogor di Kantor Dishub Kota Bogor, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 24 September 2026. Agenda tersebut juga tercatat dalam agenda resmi Pemerintah Kota Bogor.

Menurut Dedie, Harhubnas 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap keselamatan transportasi publik sekaligus meningkatkan kinerja jajaran Dishub Kota Bogor.

"Harhubnas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen keselamatan transportasi publik dan peningkatan kinerja jajaran Dishub Kota Bogor. Sesuai amanat resmi dari Menteri Perhubungan (Menhub), poin utama adalah peran vital insan perhubungan dalam menjamin keselamatan masyarakat di jalan," ungkap Dedie kepada wartawan.

Dedie menegaskan, keselamatan harus menjadi perhatian utama dalam memastikan perjalanan masyarakat sejak keberangkatan hingga tiba di tujuan.

"Nah, tentu di sektor yang lain juga harus kita mulai lebih perketat, ya, untuk memastikan bahwa tidak ada misalnya kendaraan, atau perlintasan, atau lalu lintas yang kemudian mengakibatkan potensi terjadinya risiko," kata Dedie.

Menurutnya, penekanan terhadap aspek keselamatan diperlukan karena berbagai kecelakaan transportasi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah pencegahan.

Karena itu, Dedie meminta jajaran Dishub Kota Bogor memperketat pengawasan di seluruh sektor transportasi darat. Langkah preventif dinilai perlu diperkuat untuk meminimalkan potensi kecelakaan.

"Di sektor lain juga harus mulai kami perketat untuk memastikan tidak ada kendaraan, perlintasan, atau jalur laluan yang mengakibatkan potensi timbulnya risiko," jelasnya.

Dedie juga menekankan bahwa pencapaian indikator kinerja utama sektor perhubungan di tingkat nasional tidak terlepas dari kinerja pemerintah daerah.

Menurutnya, kabupaten dan kota menjadi bagian penting dalam menopang keberhasilan sistem transportasi dari tingkat daerah hingga nasional.

"Suplainya dari mana? Tentu dari daerah, dari kabupaten/kota, ke provinsi, baru ke nasional. Maka amanat Menhub itu harus betul-betul kami jalankan, menjadi semangat untuk lebih baik dalam kinerja," tegasnya.

Dedie kemudian mengajak seluruh personel Dishub Kota Bogor meningkatkan etos kerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta nilai integritas tetap menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya harapkan seluruh insan perhubungan bekerja lebih giat, lebih profesional, dan yang pasti harus berintegritas. Tingkatkan terus jiwa korsa, tetapi tetap mengedepankan integritas," pungkasnya.

Dorongan tersebut sejalan dengan langkah Dishub Kota Bogor yang sebelumnya memperketat penertiban angkutan kota dan angkutan antar-kota dalam provinsi untuk memastikan armada memenuhi ketentuan keselamatan dan aturan trayek.***


Editor : JakaPermana