Hari Pertama Masuk Kerja Ramadan, Tingkat Kehadiran ASN Pemkot Bogor 95,81%

Pada hari pertama Ramadan tahun ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor melakukan monitoring kehadiran ASN.

Hari Pertama Masuk Kerja Ramadan, Tingkat Kehadiran ASN Pemkot Bogor 95,81%
Hasilnya, tingkat kehadiran jumlah pegawai yang mencatatkan kehadiran hari pertama masuk kerja Ramadan pada aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) Mobile mencapai 7.378 orang atau 95,81%. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Pada hari pertama Ramadan tahun ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor melakukan monitoring kehadiran ASN.

Hasilnya, tingkat kehadiran jumlah pegawai yang mencatatkan kehadiran hari pertama masuk kerja Ramadan pada aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) Mobile mencapai 7.378 orang atau 95,81%. Jumlah pegawai yang tidak mencatatkan kehadiran sebanyak 136 orang atau 1,77% serta sisanya tercatat cuti.

Kepala BKPSDM Kota Bogor Dani Rahardian memaparkan, pihaknya melaksanakan monitoring kehadiran hari pertama masuk kerja Ramadan 1447 H bagi ASN di lingkungan Pemkot Bogor. 

Dani memaparkan, jumlah pegawai yang melakukan cuti 187 orang atau 2,43% dan jumlah pegawai yang tidak mencatatkan kehadiran 136 atau 1,77%. Untuk data pegawai yang tidak mencatatkan kehadiran perlu dilakukan klarifikasi.

"Ya, karena ada kemungkinan gangguan pada perangkat milik pegawai, pegawai yang melalakukan dinas luar, ataupun hal lain sehingga belum tercatatkan pada aplikasi Simpeg Mobile," paparnya.

Dani menjelaskan, aktifitas kerja perangkat daerah secara umum terpantau aktif dan produktif, bulan ramadan tidak berpengaruh pada penurunan pelayanan.

"Jam masuk juga sesuai Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 100.3.4/866-Bag.Org tanggal 13 Februari 2026 tentang Jam Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemkot Bogor selama bulan Ramadan 1447 H," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani