Haru Suandharu Targetkan 80 Persen Suara untuk Pasangan AMIN di Jabar

Haru meminta kepada relawan untuk merapatkan barisan, bahu-membahu dalam mengantarkan pasangan AMIN menjadi presiden dan wakil.

Haru Suandharu Targetkan 80 Persen Suara untuk Pasangan AMIN di Jabar
Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat Haru Suandharu

INILAHKORAN, Bandung - Ketua DPW PKS Provinsi Jawa Barat Haru Suandharu menargetkan minimal 80 persen suara harus mampu diraih di Tatar Pasundan, untuk memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN), dalam kontestasi Pilpres 2024.

Kala menghadiri Apel Siaga Nasional dan rakernas bersama ribuan relawan P24 pengusung AMIN yang dilaksanakan di Grand Pasundan, Kota Bandung baru-baru ini. 

Haru meminta kepada relawan untuk merapatkan barisan, bahu-membahu dalam mengantarkan pasangan AMIN menjadi presiden dan wakil.

Dia optimistis, bila pasangan AMIN mampu meraup suara minimal 80 persen di Jabar, besar kemungkinan calon yang diusung Koalisi Persatuan untuk Perubahan (KPP) mampu memenangkan Pilpres 2024. Mengingat penduduk terbanyak di Indonesia ada di Jawa Barat.

"Makanya saya bilang ke Anies, kalau mau menang itu Jawa Barat harus 80 persen. 
Apel siaga hari ini, kita tidak hanya teriak-teriak saja. Kita berkumpul disini untuk menyusun strategi, menyatukan gerakan dan barisan bersama. Bahwa PKS bersama seluruh partai pengusung Anies dan cak Imin bersama para relawan harus bersatu padu," ujarnya.

Selain ikhtiar, memanjatkan doa dan mendekatkan diri kepada sang Pencipta juga harus menjadi kewajiban, guna memuluskan langkah perjuangan dalam mewujudkan perubahan.

"Mengokohkan barisan kita memohon kepada Allah, karena semua perangkat yang ada di republik ini semuanya sudah satu barisan. Kita semua berkumpul disini karena yakin, bahwa kekuasaan itu adalah hak Allah. Tanpa iman dan keyakinan, kita tidak punya tenaga berjuang untuk menangkan Pak Anies dan Cak Imin untuk jadi presiden," ucapnya.

Maka dari itu Haru berharap, semua relawan dan kader partai pengusung KPP tidak hanya menguatkan hubungan di antara mereka, tetapi juga terhadap Pencipta selaku pemilik kuasa mutlak terhadap masa depan manusia.

"Mari kita bersama-sama senantiasa menguatkan hubungan kita dengan Allah. Itu merupakan senjata orang-orang beriman. Mari kita rapatkan barisan, relawan dan semua partai pengusung harus satu barisan. Langkahnya harus teratur. Kalau tidak beraturan maka tidak ada kemenangan. Karena kemenangan itu, Allah berikan kepada mereka yang bersatu," pungkasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti