Hati-hati! Ini Bahayanya Jika Kamu Tidur Setelah Sahur
Sebaiknya tidur sesudah sahur dihindari karena bisa menyebabkan beragam penyakit, salah satunya stroke.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sebagian orang mungkin akan memilih untuk tidur setelah sahur. Namun, sebaiknya hal itu dihindari karena bisa menyebabkan beragam penyakit.
Sistem pencernaan memerlukan setidaknya dua jam dalam mengolah makanan sampai bisa dicerna menjadi sari makanan.
Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, tidur sesudah sahur bisa sangat berbahaya bagi kesehatan.
Baca Juga: Putra Jokowi Bajak Ardi Idrus ke Persis Solo? Begini Reaksi Teddy Tjahjono
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut bahaya tidur setelah sahur.
1. Penimbunan Lemak
Bahaya tidur setelah sahur membuat lemak tubuh semakin menumpuk lantaran kalori yang terdapat dalam makanan tidak bisa dicerna dengan baik oleh tubuh ketika tubuh tertidur.
2. Asam lambung
Saat tertidur, gaya gravitasi melonggarkan klep lambung yang menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan. Hal ini secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat proses pencernaan makanan sahur.
3. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
Bahaya tidur setelah sahur selanjutnya yaitu meningkatnya asam lambung dan berkembang menjadi GERD atau refluks asam lambung.
Baca Juga: Ini Manfaat Puasa Ramadhan, Telah Diakui Ilmuan Dunia
4. Sembelit
Perut butuh waktu dua jam dalam mencerna makanan hingga menjadi feses. Apabila tertidur, proses pencernaan akan melambat sehingga makanan akan terlalu lama dalam perut. Akibatnya menyebabkan gangguan sembelit.
5. Stroke
Bahaya tidur setelah sahur selanjutnya adalah stroke akibat asam lambung yang terus meningkat. Selain itu, setelah makan akan terjadi perubahan kadar gula darah, kadar kolesterol, dan tekanan darah yang mungkin dapat berdampak pada peningkatan risiko stroke.***
Editor : inilahkoran


