Helmy Budiman Tegaskan Vaksinasi Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Aman

Wakil Bupati Garut Helmy Budiman menegaskan jika vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun aman lantaran sudah dilakukan uji coba.

Helmy Budiman Tegaskan Vaksinasi Anak Usia 6 Hingga 11 Tahun Aman
apolda Jawa Barat Irjen Pol Asep Suntana saat meninjau proses vaksinasi anak di Kabupaten Bogor

INLAHKORAN, Garut - Wakil Bupati Garut Helmy Budiman memastikan vaksin Covid-19 untuk anak 6 hingga 11 tahun aman karena sudah diuji coba para ahli.

Sehingga, Helmy Budiman mengimbau masyarakat tidak perlu takut meski ada laporan tentang dua anak meninggal dunia setelah vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 hingga 11 tahun.

"Vaksinasi anak 6 hingga 11 tahun jangan takut divaksinasi karena vaksin dipastikan aman," kata Helmy Budiman menanggapi kekhawatiran warga terkait adanya anak meninggal dunia setelah melakukan vaksinasi di Garut, Rabu 26 Januari 2022 sebagaimana dikutip dari Antara.

Baca Juga: Undang Perusahaan Terkenal di Asia Tenggara, Pelaku UKM di Garut DIberikan Pelatihan

Pemkab Garut telah mendapatkan laporan tentang anak yang meninggal dunia beberapa hari setelah mengikuti vaksinasi Covid-19. Pihaknya sudah melakukan upaya dengan memberikan penanganan medis.

"Dari Pemerintahan Kabupaten Garut juga, Pak Bupati sudah datang ke rumah duka," katanya.

Terkait dengan penyebab kejadian itu, pihaknya masih menunggu hasil kajian Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Jawa Barat.

Baca Juga: Ini Penyebab Kabupaten Garut Kembali Naik ke PPKM Level 2 Covid-19

Ia berharap, kasus tersebut tidak terjadi lagi di Garut. Untuk itu, tim vaksinator lebih cermat dalam pemeriksaan kesehatan anak sebelum dilakukan vaksinasi.

"Semoga ke depannya tidak ada lagi kejadian seperti itu, sudah cukup dua orang yang meninggal," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Garut Nurdin Yana menyatakan tim kesehatan di lapangan akan lebih memperketat proses pemeriksaan kesehatan terhadap anak usia 6 hingga 11 tahun.

Baca Juga: RS Malangbong Garut Siap Beroperasi Februari Usai Lengkapi Fasilitas dan Tenaga Medis

Selain itu, kata dia, anak yang akan divaksin harus didampingi oleh orang tuanya untuk memastikan kondisi kesehatan anak sebelum diberikan vaksin Covid-19.

"Orang tua atau yang mengantar harus tahu betul riwayat kesehatan anak, termasuk penyakitnya seperti apa, jadi saat diperiksa semuanya terbuka," kata dia.

Pemkab Garut juga telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan ruang khusus di Rumah Sakit Umum Daerah dr Slamet Garut untuk penanganan anak yang menunjukkan KIPI.

Baca Juga: Angin Puting Beliung Terjang Leles Kabupaten Garut, 31 Rumah Rusak Berat

"Tidak boleh lagi ada ke depannya yang dibawa ke rumah sakit lain, termasuk ke puskesmas agar perawatannya lebih maksimal," kata Nurdin. (*)


Editor : inilahkoran