Tasik Wedding Festival 2026 Dibuka, Targetkan Transaksi Rp10 Miliar dalam 3 Hari

Tasik Wedding Festival 2026 resmi dibuka di Plaza Asia Tasikmalaya. Ajang ini diikuti 24 vendor dan menargetkan transaksi Rp10 miliar selama 7-9 Agustus.

Tasik Wedding Festival 2026 Dibuka, Targetkan Transaksi Rp10 Miliar dalam 3 Hari
Tasik Wedding Festival (TWF) 10.1 resmi digelar di Plaza Asia Kota Tasikmalaya.

INILAHKORAN.ID-Tasik Wedding Festival (TWF) 10.1 resmi dibuka di Plaza Asia Kota Tasikmalaya, Jumat (7/8/2026). Pameran industri pernikahan yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026 itu menargetkan nilai transaksi mencapai Rp10 miliar sekaligus menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha wedding di Tasikmalaya.

Pembukaan festival dilakukan langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Meski target transaksi tahun ini lebih rendah dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp15 miliar, penyelenggara optimistis angka tersebut dapat tercapai dengan partisipasi 24 vendor yang mengisi 21 booth pameran.

Ketua Pelaksana Tasik Wedding Festival, Olivia Darmawan, mengatakan target transaksi tahun ini disesuaikan dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dibandingkan edisi sebelumnya.

"Enggak muluk-muluk, target Rp10 miliar saja. Tahun lalu Rp15 miliar karena 60 vendor," ujar Olivia.

Menurutnya, penyelenggaraan TWF yang telah memasuki tahun ke-11 menjadi bukti konsistensi pelaku industri pernikahan di Kota Tasikmalaya dalam mengembangkan pasar sekaligus memperkenalkan layanan mereka kepada masyarakat.

"Ini tahun ke-10 TWF digelar di Asia Group, di Plaza Asia menambah awareness, menambah klien baru," katanya.

Olivia berharap pemerintah daerah hingga Kementerian ekonomi kreatif dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap penyelenggaraan festival tersebut agar ekosistem industri pernikahan di Tasikmalaya semakin berkembang.

"Harapannya Pemerintah Kota Tasikmalaya bahkan Kementerian ekonomi kreatif bisa membantu dan support secara langsung Tasik Wedding Festival," ujarnya.

Ia mengakui dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya selama ini cukup besar, termasuk dari Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan yang telah mendukung kegiatan tersebut bahkan sebelum menjabat sebagai kepala daerah.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Tasik Wedding Festival yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

"Alhamdulillah hari ini Tasik Wedding Festival volume 10.1, atau di tahun yang ke-11. Ini sudah dibuka dan insyaallah akan terjadi perputaran ekonomi yang luar biasa," kata Viman.

Ia menilai industri pernikahan masih memiliki prospek cerah dan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya.

"Tahun lalu sampai Rp15 miliar, tahun ini insyaallah akan lebih baik lagi. Ini adalah memupuk harapan semua kolaborator, terutama ekonomi Kota Tasikmalaya," ujarnya.

Menurut Viman, tren pesta pernikahan memang terus berubah mengikuti kondisi masyarakat. Namun, kebutuhan terhadap jasa vendor pernikahan tetap tumbuh dari tahun ke tahun.

"Saya rasa namanya vendor pernikahan konsisten, ini memang yang menikahnya tidak semewah sebelumnya tapi terus tumbuh," katanya.

Pemkot Tasikmalaya, lanjut Viman, akan terus memperbanyak penyelenggaraan berbagai event untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor swasta.

"Pertama event memang harus banyak di Kota Tasikmalaya sehingga tadi ekosistem itu terbentuk, kemudian juga kita jaga ekosistem tersebut untuk menjadi konsisten," ujarnya.***


Editor : JakaPermana